TOBA -Kebakaran hebat melanda Cafe Happy di Desa Op. Raja Hatulian, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara pada Rabu (22/5/2024) sekitar pukul 05.30 WIB. Peristiwa ini menyebabkan satu bangunan habis dilalap api, mengakibatkan kerugian materi yang cukup besar.
Kebakaran tersebut merusak bangunan milik Almarhum Sahat Hutajulu, yang lebih dikenal dengan sebutan Jamaika Hutajulu, warga Desa Op. Raja Hatulian, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba. Bangunan itu digunakan sebagai tempat usaha hiburan bernama Cafe Happy, yang disewa oleh Pati Tampubolon (49), seorang warga Tambunan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.
Kapolres Toba, AKBP Wahyu Indrajaya SH, S.I.K, melalui Kapolsek Laguboti, AKP Agus Sucipto, membenarkan adanya peristiwa kebakaran ini. Menurut Agus, kebakaran diketahui pertama kali oleh Angel Tarigan (39), seorang MC Cafe yang tinggal di lokasi tersebut. Angel yang merupakan warga Kabupaten Sidikalang, terbangun dari tidurnya karena merasakan panas yang tidak biasa. “Saya terbangun karena merasakan panas yang menyengat,” ujar Angel.
Setelah terbangun, Angel melihat api sudah membesar dan dengan cepat menyebar ke seluruh bagian bangunan. Tanpa berpikir panjang, ia segera berteriak meminta pertolongan dan berusaha menyelamatkan diri. Teriakan Angel membangunkan beberapa warga sekitar yang segera berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Api yang berkobar dengan cepat membuat upaya pemadaman menjadi sulit. Tidak lama kemudian, tim pemadam kebakaran dari Kecamatan Laguboti tiba di lokasi kejadian. Namun, meski telah dikerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran, api baru bisa dipadamkan setelah membakar habis seluruh bangunan.
Dalam peristiwa ini, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Pati Tampubolon, penyewa bangunan yang digunakan sebagai Cafe Happy, tampak terpukul dengan kejadian ini. “Saya tidak pernah membayangkan hal seperti ini akan terjadi. Semua investasi saya di cafe ini hangus dalam sekejap,” ungkap Pati dengan nada sedih.
Kapolsek Laguboti, AKP Agus Sucipto, menyatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran ini. “Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Tim sudah mengumpulkan beberapa barang bukti dari lokasi kejadian,” jelas Agus.
Lebih lanjut, Agus mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan peralatan listrik di rumah maupun tempat usaha dalam kondisi baik untuk mencegah kejadian serupa. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada, terutama terhadap potensi kebakaran. Pastikan semua peralatan listrik dalam keadaan baik dan jangan meninggalkan barang-barang yang mudah terbakar di dekat sumber api,” tambahnya.
Peristiwa kebakaran ini menjadi peringatan bagi seluruh warga Toba untuk lebih berhati-hati dan selalu memprioritaskan keselamatan. Meskipun kerugian materi bisa digantikan, namun nyawa tetaplah yang paling berharga. Semoga kejadian ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.
(N/014)