HALMAHERA BARAT -Sebuah kejadian mengejutkan mengguncang Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Sabtu 1 Juni 2024, ketika Gunung Ibu, yang sebelumnya telah menunjukkan aktivitas kegempaan vulkanik, meletus dua kali dalam satu hari. Letusan pertama terjadi sekitar pukul 03.00 WIT, diikuti oleh letusan kedua pada pukul 11.03 WIT. Ketinggian kolom abu dari kedua letusan tersebut mencapai 5-6 kilometer di atas permukaan puncak gunung.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Ibu, Richard Chaniago, menjelaskan bahwa letusan pertama terjadi dengan radius 2 kilometer ke lereng gunung. Sedangkan pada letusan kedua, Gunung Ibu memuntahkan abu vulkanik setinggi 5 kilometer di atas permukaan puncak gunung, dengan durasi erupsi mencapai 4 menit.
Dampak dari dua kali letusan ini sangat terasa bagi warga yang berada di tenda pengungsian. Suara dentuman dan gemuruh dari Gunung Ibu terdengar hingga ke pos pengamatan, menyebabkan kepanikan di antara mereka. Pos pengamatan Gunung Ibu segera mengeluarkan imbauan kepada warga untuk menggunakan masker, mengingat kolom abu vulkanik yang teramati mengarah ke barat, tepatnya ke permukiman warga di Kecamatan Ibu, Halmahera Barat.
Kondisi ini menunjukkan eskalasi aktivitas vulkanik yang semakin meningkat di Gunung Ibu, dan menimbulkan kekhawatiran bagi keselamatan warga di sekitarnya. Pihak berwenang diharapkan untuk terus memantau situasi ini dengan cermat, sambil memberikan peringatan dan petunjuk kepada masyarakat untuk menghadapi ancaman yang mungkin terjadi akibat aktivitas vulkanik yang tidak terduga.
(N/014)