BALI -Bali terus berduka atas musibah kebakaran hebat yang menghanguskan gudang gas LPG di Jalan Cargo Taman I. Hari ini, duka kembali melanda saat salah seorang korban, Wiri Suhardi (34), menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Pusat Prof Ngoerah pada pukul 08.32 Wita pagi ini.
Tragedi Berkepanjangan
Korban meninggal hari ini adalah yang ke-12 sejak kebakaran maut itu terjadi pada Minggu lalu. Dalam kejadian tragis tersebut, sebanyak 18 orang dilaporkan terluka parah dan langsung dilarikan ke berbagai rumah sakit di sekitar Bali. Namun, kondisi sebagian besar dari mereka sangat kritis.
Perjuangan Melawan Maut
Wiri Suhardi, salah satu korban yang mengalami luka bakar serius hingga mencapai 77 persen tubuhnya, sebelumnya dirawat di RS Mangusada, Badung. Namun, karena kondisinya yang semakin memburuk, ia kemudian dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah untuk perawatan lebih lanjut. Meskipun tim medis berusaha dengan segala upaya, nyawanya tidak bisa diselamatkan.
Dampak Luas bagi Komunitas
Musibah ini telah mengejutkan dan menggetarkan Bali, menimbulkan rasa simpati dan keprihatinan mendalam dari seluruh masyarakat. Para korban, baik yang telah meninggal maupun yang masih berjuang untuk bertahan, mewakili satu sisi tragis dari kehidupan yang tidak terduga.
Tanggap Darurat dan Penanganan Krisis
Pemerintah setempat bersama dengan tim darurat telah bekerja keras untuk mengatasi dampak kebakaran ini. Namun, peristiwa ini juga menjadi panggilan bagi semua pihak untuk meningkatkan standar keamanan dan keselamatan dalam pengelolaan bahan-bahan berbahaya.
(N/014)