Khabib Nurmagomedov Diusir dari Frontier Airlines, Maskapai AS Dikecam

BITVonline.com - Jumat, 17 Januari 2025 10:14 WIB

Jakarta – Peristiwa yang menimpa mantan juara UFC kelas ringan, Khabib Nurmagomedov, diusir dari penerbangan Frontier Airlines menuai sorotan tajam dan menjadi tamparan bagi maskapai penerbangan di Amerika Serikat. Insiden tersebut menyoroti kembali isu diskriminasi yang masih terjadi dalam pelayanan transportasi udara di negara tersebut.

Kejadian itu viral di media sosial setelah Khabib diusir dari penerbangan berbiaya rendah Frontier Airlines pada 11 Januari 2025, dalam rute Las Vegas menuju San Francisco. Menurut pihak maskapai, Khabib dianggap menolak mematuhi instruksi awak kabin untuk duduk di dekat pintu keluar darurat. Namun, Khabib merasa diperlakukan tidak adil dan menilai peristiwa tersebut sebagai tindakan diskriminatif.

Awak kabin disebut-sebut mempermasalahkan kemampuan bahasa Inggris Khabib. Komentator UFC, Jon Anik, turut angkat bicara terkait insiden tersebut. Dalam akun YouTube pribadinya, Jon mengkritik keras pelayanan maskapai penerbangan Amerika Serikat yang dianggap jauh tertinggal dibandingkan maskapai internasional dalam hal keramahan dan pelayanan penumpang.

“Saya sangat tidak suka cara Khabib diperlakukan oleh awak kabin. Frontier Airlines dan maskapai-maskapai di Amerika Serikat secara umum memiliki perbandingan yang sangat jauh soal keramahan jika dibandingkan dengan maskapai internasional,” ujar Jon Anik. Jon juga menyinggung perilaku Transportation Security Administration (TSA), yang menurutnya kerap memperlakukan penumpang dengan sewenang-wenang.

Ia menilai bahwa kejadian seperti ini merusak citra maskapai penerbangan Amerika Serikat. Frontier Airlines, yang telah beroperasi sejak 1994, dikenal sebagai salah satu maskapai penerbangan dengan tarif rendah di Amerika Serikat. Maskapai ini melayani rute domestik serta penerbangan ke Meksiko dan Karibia. Namun, citra perusahaan tersebut memang tidak sepenuhnya positif.

Berdasarkan laporan Forbes tahun 2023, Frontier Airlines dinobatkan sebagai maskapai dengan jumlah komplain terbanyak di Amerika Serikat. Data dari Office of Aviation Consumer Protection (OACP) menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2023, tercatat 61.233 komplain dari penumpang terkait berbagai maskapai di Amerika Serikat. Frontier Airlines menerima porsi terbesar dengan 30 persen dari total pengaduan tersebut.

Di tingkat global, maskapai-maskapai asal Amerika Serikat kerap tertinggal dalam hal peringkat pelayanan terbaik. Laporan dari ajang penghargaan Skytrax menempatkan maskapai-maskapai Asia dan Timur Tengah, seperti Singapore Airlines, Qatar Airways, dan Emirates, di posisi puncak. Maskapai asal AS jarang sekali masuk dalam daftar 10 besar maskapai terbaik dunia.

(christie)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Kejagung Geledah 16 Lokasi di Medan dan Pekanbaru Terkait Kasus POME, Sita Mobil Mewah hingga Aset Perusahaan

Peristiwa

Ketua MKMK I Dewa Gede Palguna Dilaporkan ke MKMK di Tengah Penanganan Kasus Adies Kadir

Peristiwa

Polda Aceh Ungkap Peredaran Sabu 51,79 Gram di Bireuen, Dua Pelaku Diamankan

Peristiwa

HPSN 2026: Bupati Badung Pimpin Aksi Bersih Sampah Laut, 500 Peserta Ikut Kerja Bakti

Peristiwa

Dandim 1611/Badung Hadiri Pembukaan Piala Wali Kota Denpasar XVI, Dorong Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda

Peristiwa

Akses 7.000 Warga Lhok Cut Segera Kembali Normal, Kapolda Aceh Pastikan Pembangunan Jembatan Bailey Cepat Rampung