Banjir Informasi Buat Bingung: Diskusi BERAS Binjai Bedah Senjata Nalar Hadapi Era Digital

Hadyan - Kamis, 08 Oktober 2026 19:25 WIB
Kelompok Diskusi Berpikir Rasional menggelar Diskusi Seri Logika bertajuk "Nalar Sebagai Perkakas Analisis" di Anshari Cafe, Kota Binjai, Selasa (7/10/2026). (Foto: ist/BITV)

BINJAI - Kelompok Diskusi Berpikir Rasional (BERAS) menggelar Diskusi Seri Logika bertajuk "Nalar Sebagai Perkakas Analisis" di Anshari Cafe, Kota Binjai, Selasa (7/10/2026).

Diskusi tersebut menghadirkan pemerhati sosial Sumatera Utara, Dadang Darmawan, sebagai narasumber. Sejumlah aktivis lintas generasi turut mengikuti kegiatan yang membahas pentingnya nalar dalam menghadapi perkembangan informasi di era digital.

Dalam pemaparannya, Dadang mengulas perkembangan masyarakat Yunani sebelum dan sesudah munculnya abad pemikiran yang digagas kaum sofis atau kelompok intelektual. Menurutnya, pada masa tersebut upaya memberikan pencerahan kepada masyarakat menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman penjara hingga kematian.

Dadang kemudian mengaitkan perkembangan pemikiran tersebut dengan kondisi era digital saat ini.

"Era digitalisasi saat ini merupakan keberlanjutan dari perkembangan pikiran manusia. Menghadapi hal tersebut, muncul banyak kejadian di tengah masyarakat. Untuk mengelolanya, perlu nalar sebagai perkakas analisis sehingga penyerapan informasi yang didapat benar-benar akurat," ujar Dadang.

Menurut Dadang, upaya mendekati kebenaran dapat dilakukan melalui dua gerakan, yakni gerakan kultural dan struktural.

Gerakan kultural dilakukan dengan merefleksikan apa yang dilihat, didengar, dipikirkan, dan diyakini, kemudian menguji seluruh informasi tersebut.

Sementara gerakan struktural menempatkan pemerintah sebagai pihak yang berperan aktif melakukan pengawasan. Dadang merumuskan hubungan keduanya dengan prinsip bahwa kultural membentuk manusia, sedangkan struktural membentuk sistem.

Diskusi tersebut dipandu Adriadi Ajo yang juga merupakan inisiator BERAS. Kegiatan diikuti aktivis dari berbagai generasi.

Salah seorang peserta dari kalangan Gen Z menilai diskusi tersebut memberikan wawasan baru dan mendorong ruang bertukar gagasan di Kota Binjai.

"Sharing seperti ini sangat menarik untuk pencerahan. Harapan kami Kelompok Diskusi BERAS bisa menjadi dapur kaum intelektual di Kota Binjai," ujarnya.

Diskusi dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan berakhir menjelang waktu Magrib.* (dh)

Editor
: Dharma

Tag:

Berita Terkait