MEDAN — Dinas Pendidikan Sumatera Utara mencatat seluruh SMA, SMK, dan SLB negeri di bawah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah teraliri listrik dan memiliki akses internet.
Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Terang Dewi Susantri Ujung mengatakan penyediaan fasilitas tersebut merupakan bagian dari Program Strategis Daerah (PSD).
Program itu ditujukan untuk mendukung proses pembelajaran, termasuk pembelajaran berbasis digital.
Baca Juga: Genangan Muncul Saat Hujan, Wawali Medan Temukan Drainase Terputus dan Tersumbat di Helvetia "Fasilitas listrik dan internet, yang sudah terealisasi di tahun 2025, dimana seluruh sekolah kita Pemerintah Provinsi Sumatera Utara SMA, SMK, SLB itu sudah dialiri listrik 100 persen dan dialiri internet 100 persen," kata Terang Dewi Susantri Ujung, Rabu, 16 September 2026.
Menurut Terang, sejumlah sekolah juga telah dipasangi Starlink untuk mendukung akses internet.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu sekolah menjalankan kegiatan pembelajaran secara digital.
"Beberapa sekolah itu dipasang Starling yang harapannya itu bisa membantu sekolah-sekolah untuk melaksanakan kegiatan digitalisasi pembelajaran dan hal-hal lainnya," tuturnya.
Penyediaan listrik dan internet di sekolah menjadi salah satu target yang sebelumnya disampaikan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Saat menyampaikan pidato dalam rapat paripurna DPRD Sumut setelah dilantik, Bobby mengatakan masih ada sekolah di Sumatera Utara yang belum memiliki fasilitas listrik dan akses internet yang memadai.
"Kami ingin menyampaikan dalam waktu 2 tahun ke depan, kami ingin memastikan seluruh sekolah yang ada di Sumatera Utara ini bisa layak untuk bisa dijadikan tempat pembelajaran, ada listrik, ada internetnya, sehingga memastikan pendidikan di Sumatera Utara dapat berjalan dengan baik, baik secara kualitas infrastrukturnya dan kualitas dari gurunya itu sendiri," kata Gubernur Sumut Bobby Nasution saat rapat paripurna DPRD Sumut pertama kali usai dilantik, Senin, 3 Maret 2025.
Selain penyediaan listrik dan internet, Dinas Pendidikan Sumut juga melakukan rehabilitasi dan revitalisasi sejumlah sekolah negeri pada 2026.
Terang mengatakan terdapat 187 ruang kelas yang direhabilitasi. Selain itu, ada tujuh sekolah yang direvitalisasi dan pembangunan 120 ruang kelas baru.