TAPANULI TENGAH – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen) RI Prof. Atip bersama Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Islam (PP Persis) K.H. Dr. Jeje Zainuddin meninjau langsung kondisi sekolah yang terdampak banjir di Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. Dalam kunjungan tersebut, keduanya juga meresmikan ruang kelas darurat bagi siswa terdampak bencana.
Kunjungan kerja yang berlangsung selama dua hari itu turut didampingi Ketua Pengurus Wilayah Persis Sumatera Utara sekaligus Anggota DPD RI asal Sumut, K.H. Muhammad Nuh, M.SP. Rombongan disambut jajaran Kementerian Dikdasmen, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat setempat.
Ruang kelas darurat yang diresmikan berada di SMP INSANI Sorkam. Fasilitas tersebut dibangun oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan fasilitasi Persis sebagai upaya memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan meski sekolah terdampak banjir.
Baca Juga: Cuaca Sumatera Utara Hari Ini, Rabu 5 Agustus: Hujan Petir Ancam Sejumlah Wilayah, Hujan Ringan Mendominasi Ketua PW Persis Sumut, K.H. Muhammad Nuh, mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan di wilayah yang terdampak bencana. Menurutnya, kehadiran ruang belajar darurat menjadi solusi agar hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan pemerintah melalui Kemendikdasmen. Kehadiran ruang kelas darurat ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan pendidikan," ujarnya.
Selain mengunjungi SMP INSANI Sorkam, rombongan juga meninjau SMA Matauli untuk melihat kondisi sarana pendidikan di wilayah lain yang terdampak banjir.
Sementara itu, Ketua Pemuda Persis Sumut sekaligus Koordinator Bantuan Pembangunan Sarana Pendidikan Daerah Terdampak, Joko Imawan, mengatakan Persis terus berupaya membantu pemulihan sektor pendidikan di sejumlah daerah. Saat ini, organisasi tersebut juga memfasilitasi pembangunan sarana pendidikan di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, serta di Kabupaten Langkat.
Ia menjelaskan, Persis selama ini aktif memberikan bantuan kemanusiaan setiap kali terjadi bencana alam, mulai dari penyaluran makanan, obat-obatan, pakaian, hingga kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak.
Tidak hanya pada masa tanggap darurat, Persis juga terlibat dalam pembangunan hunian sementara (huntara) dan fasilitas pendidikan di sejumlah wilayah terdampak bencana, termasuk di Aceh Tenggara dan beberapa daerah lainnya.
Rangkaian kunjungan kerja Wamen Dikdasmen dan Ketua Umum PP Persis di Sumatera Utara dijadwalkan berakhir pada Rabu (5/8/2026). Selanjutnya, rombongan kembali ke Jakarta melalui Bandara Internasional Sisingamangaraja XII, Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara.* (dh)