SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun bersama Bank Sumut Cabang Pamatang Raya terus mendorong peningkatan literasi keuangan di kalangan pelajar melalui Sosialisasi dan Edukasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Road to Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026.
Sosialisasi yang berlangsung di SMP Negeri 2 Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (17/7/2026), diikuti oleh para siswa dan orang tua. Program tersebut bertujuan menanamkan kebiasaan menabung sejak dini sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi peserta didik.
Kepala Seksi Kelembagaan dan Penjaminan Mutu Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Niat Liharman Purba, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari percepatan implementasi Program KEJAR di Kabupaten Simalungun.
Baca Juga: Kemendagri Apresiasi Pengelolaan Dana TKD Simalungun, Infrastruktur Jadi Prioritas Menurutnya, para pelajar diperkenalkan dengan Program Hari Indonesia Menabung (HIM) serta Produk Simpanan Pelajar (SimPel), yang dirancang untuk memudahkan siswa memiliki rekening tabungan sejak usia sekolah.
"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menabung sejak dini. Kami berharap seluruh pelajar di Kabupaten Simalungun memiliki rekening tabungan sendiri sehingga dapat membentuk karakter disiplin, mandiri, serta mampu mengelola keuangan secara bijaksana sebagai bekal di masa depan," ujar Niat.
Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sumut Pamatang Raya, Rosmidi Siagian, menjelaskan Program KEJAR merupakan bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan sektor perbankan dalam membangun generasi yang memiliki kecakapan finansial.
Ia menyebut Produk Simpanan Pelajar (SimPel) memberikan kemudahan bagi siswa untuk mulai menabung dengan persyaratan sederhana serta biaya administrasi yang ringan. Selain itu, pelajar juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya perencanaan keuangan sejak usia dini.
"Kami berharap seluruh pelajar memanfaatkan kesempatan ini untuk mulai menabung. Kebiasaan menabung sejak dini akan membentuk perilaku keuangan yang sehat, sehingga kelak mereka menjadi generasi yang mandiri, produktif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan," kata Rosmidi.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Simalungun bersama Bank Sumut menegaskan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan di lingkungan pendidikan. Program KEJAR diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang cakap mengelola keuangan, gemar menabung, serta siap mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.* (dh)