BANDA ACEH– Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Aceh, Taqwaddin, menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi mencetak lulusan berijazah, tetapi juga harus mampu menjadi solusi untuk mengentaskan kemiskinan serta menjawab kebutuhan dunia kerja.
Hal itu disampaikan Taqwaddin saat membuka Talkshow Pendidikan Nasional yang dirangkai dengan Musyawarah Daerah (Musda) ICMI Aceh Besar di Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh, Selasa (7/7/2026).
Dalam sambutannya, Taqwaddin menilai kualitas pendidikan di Indonesia, termasuk di Aceh, masih memerlukan pembenahan yang berkelanjutan. Berdasarkan data World Top 20 Education Poll, Indonesia berada di peringkat ke-67 dari 203 negara, sementara Aceh menempati peringkat ke-26 dari 38 provinsi di Indonesia.
Baca Juga: Jokowi Siap Hadir di Sidang Ijazah Palsu, Bakal Tunjukkan Seluruh Ijazah Asli di Hadapan Hakim "Secara nasional, kualitas pendidikan Aceh belum baik-baik saja. Karena itu, diperlukan pembenahan yang berkelanjutan agar pendidikan benar-benar mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia," ujarnya.
Menurut Taqwaddin, salah satu tantangan terbesar pendidikan saat ini adalah membangun keterkaitan atau link and match antara dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja. Perguruan tinggi dinilai perlu membekali mahasiswa dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri agar memiliki arah yang jelas setelah lulus.
Ia menekankan bahwa tujuan utama pendidikan bukan sekadar menghasilkan lulusan yang memiliki ijazah, melainkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Selain itu, Taqwaddin juga mengingatkan pentingnya membangun wawasan yang luas di kalangan mahasiswa. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki kemampuan memahami berbagai bidang ilmu tanpa mengabaikan keahlian yang menjadi fokus utamanya.
"Mahasiswa harus mampu tahu banyak tentang sedikit hal dan tahu sedikit tentang banyak hal sebagai bekal menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks," katanya.
Menutup sambutannya, Taqwaddin berharap Talkshow Pendidikan Nasional tersebut mampu melahirkan berbagai gagasan inovatif yang dapat mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia, khususnya di Aceh.
Ia juga mengucapkan selamat bermusyawarah kepada seluruh peserta Musda ICMI Aceh Besar serta berharap kepengurusan yang terpilih mampu memperkuat peran organisasi dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat, terutama di bidang pendidikan.* (dh)