SURABAYA – Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya (IKA FEB UNESA) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB UNESA menggelar Kuliah Umum Pencegahan Narkoba sebagai upaya meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika di lingkungan kampus.
Kegiatan yang digelar pada Kamis (21/5/2026) ini diikuti mahasiswa dengan antusias. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan fisik dan mental, penurunan prestasi akademik, hingga ancaman serius terhadap masa depan generasi muda.
Selain itu, mahasiswa juga dibekali pemahaman terkait konsekuensi hukum dan sanksi akademik apabila terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Pihak penyelenggara menegaskan bahwa kampus merupakan ruang pendidikan yang harus bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Baca Juga: Mahasiswa Bangkalan Desak DPRD Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Soroti Dugaan Pemotongan Dana Penasihat Ahli Kapolri, Andy Soebjakto Molanggato, menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dalam menjaga diri dari pengaruh negatif narkoba.
"Mahasiswa harus menjadi contoh dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba. Kesadaran diri serta keberanian menolak ajakan negatif menjadi benteng utama untuk melindungi masa depan," ujarnya.
Ketua IKA FEB UNESA sekaligus Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur, Adam Rusydi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa edukasi pencegahan narkoba perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mahasiswa memiliki pemahaman yang kuat terhadap dampak sosial, hukum, dan akademik.
"Kampus harus menjadi ruang yang aman untuk belajar, berkembang, dan membangun karakter mahasiswa. Semua elemen memiliki tanggung jawab menjaga lingkungan pendidikan tetap bersih dari narkoba," katanya.
Ketua Harian IKA FEB UNESA, Andik Mariono, S.Pd., M.M., juga menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam pencegahan narkoba di lingkungan kampus.
"Pencegahan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara mahasiswa, alumni, dan pihak kampus untuk membangun lingkungan yang positif dan sehat," ujarnya.
Sementara itu, Ketua BEM FEB UNESA, Eka Putra Adi Yulianto, mengajak mahasiswa untuk membangun budaya organisasi dan pergaulan yang produktif agar terhindar dari pengaruh negatif.
"Kegiatan ini menjadi pengingat penting bagi mahasiswa untuk menjaga diri, lingkungan sekitar, serta menciptakan kampus yang aman dan bebas narkoba," ucapnya.
Melalui kegiatan ini, IKA FEB UNESA dan BEM FEB UNESA berharap mahasiswa semakin memahami bahaya narkoba serta berkomitmen aktif dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.*