JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie optimistis bahwa lulusan dari Sekolah Garuda akan memiliki peluang besar untuk menjadi peraih penghargaan Nobel di masa depan.
Stella menyebut, para siswa yang diterima di SMA Garuda berasal dari latar belakang ekonomi desil 4, namun memiliki capaian akademik rata-rata tinggi, yakni sekitar nilai 88.
"Jadi ini kita akan bangun seperti calon-calon timnas kita, kita juga akan mendapatkan bukan saja medali emas di bulu tangkis, tapi peraih Nobel suatu saat dari Indonesia. Ini yang dibangun oleh Sekolah Garuda," ujar Stella di Istana, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Baca Juga: Sekolah Garuda Mulai Beroperasi Juli 2026, Pemerintah Targetkan Cetak Talenta Global Ia menambahkan, Sekolah Garuda memiliki dukungan dana abadi sehingga investasi negara di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto disebut akan berjalan dalam jangka panjang dan berkelanjutan.
Menurut Stella, setiap investasi di sektor pendidikan perlu dihitung dampaknya terhadap masyarakat. Ia juga menyinggung bahwa selama ini Indonesia sudah terbiasa melakukan investasi besar di bidang olahraga, namun belum secara konsisten di sektor pendidikan.
"Kita tidak pernah ragu untuk membangun stadion terbaik untuk calon timnas kita. Untuk membayar coach yang mahal untuk calon timnas kita," kata dia.
"Di olahraga kita tidak pernah ragu untuk investasi itu. Di pendidikan kita belum pernah. Inilah jawaban Bapak Presiden," lanjutnya.
Stella menegaskan, konsep Sekolah Garuda merupakan bentuk investasi negara bagi siswa berprestasi tanpa memandang latar belakang ekonomi.*
(k/dh)