JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengusulkan agar pemerintah secara bertahap mengangkat seluruh guru honorer menjadi aparatur sipil negara (ASN) berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Usulan ini disampaikan sebagai respons atas kondisi tenaga pendidik yang dinilai sudah dalam situasi darurat.
Cucun mengatakan, DPR kerap menerima aspirasi dari para guru terkait persoalan status kepegawaian, sertifikasi, hingga kesejahteraan yang dinilai belum optimal.
"Setiap tahun kita menerima aspirasi dari guru-guru. Problematika guru ini sudah lama, terutama yang honorer dan P3K. Jangan sampai hak mereka tidak terakomodir," kata Cucun di Kompleks DPR RI, Selasa (12/5/2026).
Baca Juga: Puan Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Hantavirus, Ingatkan Jangan Sampai Jadi Wabah Seperti COVID-19 Ia menilai banyak guru masih menghadapi ketidakpastian status, termasuk terkait gaji dan insentif yang bergantung pada kemampuan keuangan daerah.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat pemerintah perlu mempertimbangkan skema pengangkatan bertahap menjadi PNS agar para tenaga pendidik memiliki kepastian status sebagai abdi negara.
"Kalau kondisi sekarang sudah darurat guru, ya diangkat saja secara bertahap menjadi ASN," ujarnya.
Cucun juga menyoroti perbedaan kondisi guru di berbagai instansi, baik di bawah Kemendikdasmen maupun Kementerian Agama, yang menurutnya sama-sama membutuhkan perhatian serius.
Ia menambahkan, DPR akan membahas mekanisme seleksi yang lebih adil dan berbasis data masa pengabdian serta sertifikasi yang telah diperbarui setiap tahun.
"Nanti kita bahas skemanya supaya guru-guru ini punya kepastian status," katanya.*
(d/dh)