JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli mengingatkan pentingnya kesiapan lulusan perguruan tinggi dalam menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin cepat akibat perkembangan teknologi, digitalisasi, dan ekonomi hijau.
Hal itu disampaikan dalam orasi ilmiah pada Wisuda ke-44 Universitas Paramadina yang digelar di The Krakatau Grand Ballroom, TMII, Jakarta, Sabtu (25/4/2026). Ia menegaskan bahwa lulusan masa depan harus memiliki triple readiness, yakni keterampilan teknis, human skills, dan kesiapan memasuki pasar kerja.
"AI tidak bekerja optimal tanpa Human Skills," ujar Yassierli dalam sambutannya.
Baca Juga: Menaker: Lulusan Kampus Wajib Kuasai Triple Readiness untuk Hadapi Era AI di Dunia Kerja Ia menambahkan, perubahan besar di dunia kerja menuntut lulusan untuk memiliki pola pikir adaptif dan inovatif agar tidak tertinggal di tengah disrupsi teknologi. Menurutnya, hanya mengandalkan kemampuan teknis tidak lagi cukup di era saat ini.
Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah III Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan menegaskan Universitas Paramadina memiliki mandat sebagai "Kampus Peradaban" yang tidak hanya mencetak tenaga kerja, tetapi juga lulusan berintegritas dan berdampak bagi masyarakat.
"Paramadina lahir dari gagasan besar Almarhum Nurcholish Madjid yang membentuk identitas sebagai Kampus Peradaban," ujarnya.
Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Rachbini menyampaikan bahwa wisuda ini menjadi momentum penting dalam melahirkan lulusan yang siap menjadi penggerak perubahan di tengah tantangan global.
Ketua Yayasan Wakaf Paramadina Wijayanto Samirin menambahkan bahwa pendidikan merupakan investasi peradaban yang harus menghasilkan pemimpin masa depan, bukan sekadar pencari kerja.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Paramadina Dr. Harry T.Y. Achsan mencatat sebanyak 520 lulusan diwisuda pada periode ini, terdiri dari 211 lulusan sarjana dan 309 lulusan magister.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan baik dari sisi akademik maupun efektivitas pengelolaan studi di lingkungan kampus.*
(dh)