BANDUNG– Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi melakukan kunjungan ke Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, untuk meninjau langsung pelaksanaan Program Pemagangan Nasional (MagangHub), Jumat (13/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kemnaker menegaskan pentingnya program pemagangan dalam menyiapkan tenaga kerja terampil dan berpengalaman, siap menghadapi dunia kerja.
Cris menjelaskan bahwa pemagangan memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan serta memperoleh pengalaman kerja yang sangat dibutuhkan oleh dunia usaha dan industri.
Baca Juga: Posko Layanan Aduan THR dan BHR Kemnaker Terima 1.134 Konsultasi, Pekerja Bisa Laporkan Masalah Secara Online Program ini, lanjutnya, menjadi jawaban atas tantangan utama yang dihadapi oleh banyak lulusan baru yang kesulitan memperoleh pekerjaan karena keterbatasan pengalaman.
"Pemagangan merupakan cara yang efektif untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten. Dunia usaha dan industri sangat menyambut baik program ini, karena mampu menghasilkan tenaga kerja yang siap pakai," ujar Cris.
Ia menambahkan, salah satu kendala utama yang sering dihadapi oleh lulusan baru, baik diploma maupun sarjana, adalah minimnya pengalaman kerja.
Banyak lowongan kerja yang mensyaratkan pengalaman kerja yang cukup, sementara banyak lulusan baru yang belum memiliki pengalaman tersebut.
"Dengan adanya Program Pemagangan Nasional ini, lulusan baru mendapatkan kesempatan untuk mengasah keterampilan mereka dalam situasi yang nyata. Pengalaman kerja yang mereka peroleh selama enam bulan akan menjadi modal berharga untuk memasuki dunia kerja," jelasnya.
Program Pemagangan Nasional yang telah dimulai di berbagai daerah ini diperkirakan akan berakhir pada April hingga Juni 2026.
Kemnaker berencana untuk membuka program ini kembali dengan skala yang lebih luas agar semakin banyak masyarakat, terutama lulusan baru, memperoleh pengalaman kerja dan keterampilan.
"Ke depan, kami akan terus memperkuat kerjasama dengan perguruan tinggi dan lembaga pelatihan vokasi agar pelaksanaan program pemagangan semakin efektif," kata Cris.
Kunjungan ini juga disambut positif oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, serta Kepala Lapas Kelas I Sukamiskin, Fajar Nur Cahyono.