JAKARTA – Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) melantik 85 dokter gigi baru melalui prosesi pengambilan sumpah profesi yang digelar di DoubleTree by Hilton Jakarta Bintaro Jaya, Selasa, 3 Maret 2026.
Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri pimpinan yayasan, pimpinan universitas, perwakilan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP), Ketua Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Gigi, para dosen, orang tua lulusan, serta sejumlah tamu undangan.
Pengambilan sumpah ini menjadi tahapan penting bagi para lulusan sebelum resmi menjalankan profesi sebagai dokter gigi dan mengabdikan ilmu di bidang kesehatan gigi dan mulut.
Baca Juga: MBG Batu Bara Kembali Disorot, Dugaan Mark Up dan Minim Pengawasan Jadi Sorotan Publik Perwakilan lulusan, drg. Iva Wijani, mengatakan perjalanan menuju tahap sumpah profesi bukanlah proses yang mudah.
Selama menempuh pendidikan, para mahasiswa harus menghadapi berbagai tantangan akademik maupun tekanan fisik dan mental.
"Kami pernah berada di titik merasa sangat lelah bahkan hampir menyerah. Namun berkat dukungan keluarga, dosen, dan teman-teman seperjuangan, akhirnya kami mampu melewati semua proses ini," ujar Iva dalam sambutannya.
Ia menambahkan profesi dokter gigi tidak hanya menuntut penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan klinis, tetapi juga membutuhkan kesabaran, empati, dan ketulusan dalam melayani pasien.
Perwakilan orang tua lulusan, dr. Riadhi Yulianto, Sp.B.Subsp.Onk(K)., SE., MBA, berpesan agar para dokter gigi baru tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan formal.
Menurut dia, kelulusan justru menjadi awal perjalanan panjang dalam mengabdikan ilmu kepada masyarakat.
Ia berharap para lulusan mampu terus mengembangkan kompetensi dan memberikan kontribusi positif di bidang kesehatan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Moestopo, Dr. Tjokro Prasetyadi, drg., Sp.Ort., menyampaikan rasa bangga atas capaian para lulusan.
Ia menyebut hingga saat ini fakultas tersebut telah meluluskan sebanyak 5.123 dokter gigi.