PADANGSIDIMPUAN – Program Studi Kebidanan, Program Diploma Tiga Fakultas Kesehatan Universitas Aufa Royhan, resmi membuka kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) bagi mahasiswa semester VI di Desa Huraba, Kecamatan Angkola Timur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, dosen pembimbing lapangan, serta mahasiswa peserta PBL.
Baca Juga: Bupati Karo Tinjau Gotong Royong di Tigapanah, Dorong Kawasan Bersih dan Produktif Pemerintah Desa Huraba menyambut baik kehadiran mahasiswa, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat setempat.
"PBL merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori ke dalam praktik nyata di lapangan. Mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi, berkomunikasi dengan baik, dan memahami kondisi kesehatan masyarakat secara langsung," ujar perwakilan Fakultas Kesehatan Universitas Aufa Royhan.
Selama PBL, mahasiswa akan melaksanakan berbagai kegiatan, termasuk edukasi kesehatan ibu dan anak, pendampingan posyandu, serta penguatan peran keluarga dalam menjaga kesehatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif dalam bidang kebidanan.
Kepala Desa Huraba menyampaikan apresiasi atas dipilihnya desanya sebagai lokasi PBL.
"Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan wawasan baru bagi masyarakat, khususnya terkait kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita," katanya.
Selain menerapkan ilmu kebidanan, mahasiswa juga belajar memahami nilai-nilai sosial, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Desa Huraba.
Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam membentuk tenaga kesehatan yang profesional dan berempati.
Dengan dimulainya PBL, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bermakna bagi mahasiswa untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak di Kecamatan Angkola Timur.*