TAPANULI SELATAN – Pasca bencana banjir bandang yang melanda Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, orangtua murid berharap sekolah anak-anak mereka tetap beroperasi di SD Negeri 100704 Huta Godang tanpa biaya tambahan.
"Kami sangat berharap pemerintah pusat dan daerah tidak memungut biaya lagi jika anak kami tetap bersekolah di sini," kata salah seorang orangtua, saat ditemui media di lokasi, Senin (19/1/2026).
Sejumlah orangtua yang diwawancarai, antara lain Henri Nasution, Rika Yani Pulungan, Leli Sumarni, Misna Sitompul, dan Armina Panggabean, menyampaikan permintaan agar anak-anak mereka tidak dipindahkan ke sekolah lain.
Baca Juga: Marcella Santoso Ngaku Ditekan Akui Jadi Dalang Aksi ‘Indonesia Gelap’, Jaksa Bantah Mereka menekankan, pemindahan sekolah akan menimbulkan biaya tambahan yang memberatkan keluarga pasca bencana.
Meski bangunan sekolah sempat rusak parah akibat banjir, upaya pemulihan dari TNI memungkinkan ruang kelas dan lingkungan sekolah kembali bisa digunakan.
"Walaupun masih ada kayu-kayu berserakan di sekitar sekolah, anak-anak bisa belajar kembali," kata salah satu orangtua.
Antusiasme siswa-siswi terlihat saat mengikuti upacara pembukaan sekolah pasca banjir, Senin, 19 Januari 2026.
Kejadian ini menimbulkan harapan besar bagi masyarakat agar aktivitas belajar-mengajar berjalan normal dan tidak lagi terganggu oleh pemindahan sekolah.
"Harapan kami, sekolah anak-anak tetap di SD N 100704 Huta Godang. Jangan lagi dipindahkan ke lokasi lain," tegas mereka.
Masyarakat Huta Godang menekankan pentingnya perhatian pemerintah dalam memastikan pendidikan pasca bencana tetap berjalan tanpa hambatan, demi keberlangsungan masa depan anak-anak mereka.*
(ad)