BANDAR LAMPUNG – Rendahnya capaian kompetensi akademik siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Lampung mendorong Universitas Malahayati (UNMAL) mengambil langkah strategis melalui penyelenggaraan forum ilmiah internasional.
International Professors Summit digelar pada Selasa (2/1/2026) di Gedung Graha Bintang UNMAL, Bandar Lampung, sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-32 kampus tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menegaskan hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) menunjukkan masih rendahnya penguasaan dasar akademik dan kemampuan penalaran siswa SMA.
Baca Juga: Dana Tunggu Hunian Rp 600 Ribu/Bulan, Alternatif bagi Warga yang Tak Memilih Huntara Aceh Timur "Data ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk mendorong perbaikan kualitas pendidikan di Lampung," ujar Thomas.
Forum ini menghadirkan profesor dan pakar nasional maupun internasional dalam bidang matematika, optimasi, analisis numerik, dan statistika terapan.
Rektor UNMAL, Dr. Muhammad Kadafi, menekankan kegiatan ini sebagai upaya memperkuat kolaborasi keilmuan dan inovasi metode pembelajaran.
"Kami ingin mendorong sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pakar akademik untuk membangun ekosistem pendidikan berkualitas dan berkelanjutan," jelas Kadafi.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah pertukaran gagasan, pengembangan kapasitas pendidik, dan diskusi strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Lampung.
Dengan langkah ini, UNMAL berkomitmen memberi kontribusi nyata bagi pendidikan nasional dan menyiapkan generasi muda yang kompeten di era global.*
(dh)