DENPASAR – Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, mengingatkan perempuan Bali untuk terus berkarya dan mengembangkan diri, namun tidak meninggalkan peran utama sebagai ibu dalam keluarga.
Pernyataan ini disampaikannya saat membuka rangkaian perlombaan Peringatan Hari Ibu ke-97 di Gedung Narigraha, Denpasar, Minggu (21/12/2025).
Ny. Seniasih menyampaikan rasa bangganya kepada para ibu yang mampu menjalankan peran ganda, baik di ranah domestik maupun profesional.
Baca Juga: Polda Bali Gelar Apel Operasi Lilin Agung, Dandim 1611/Badung: 500 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis sebagai pilar utama dalam pembentukan karakter keluarga dan generasi masa depan.
"Kita sebagai ibu memiliki naluri lebih sensitif untuk mengetahui dan menjaga anggota keluarga dari hal-hal negatif. Kita boleh meniti karier, tetapi saat kembali ke rumah, sudah selayaknya kembali pada identitas sebagai seorang ibu yang mendidik dan merawat anak-anak, agar nilai etika, norma, sopan santun, budi pekerti, dan kepedulian terhadap lingkungan tetap terjaga," tegas Ny. Seniasih.
Selain itu, Ny. Seniasih menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Ibu yang sehat akan mampu beraktivitas lebih fokus dan melahirkan generasi emas yang berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.
Peringatan Hari Ibu ke-97 di Bali mengangkat tema "Perempuan Berkarya dan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045".
Kegiatan ini dimeriahkan dengan lomba senam, lomba gebogan menggunakan buah lokal, dan lomba mesanggul bagi anggota GOW se-Bali.
Penilaian lomba mesanggul fokus pada harmoni, keselarasan sasakan, dan teknik membentuk sanggul sesuai ukuran wajah peserta.
Ny. Seniasih menegaskan, kegiatan ini tidak hanya mencari juara, tetapi juga menghasilkan perempuan-perempuan inspiratif yang dapat menjadi teladan bagi masyarakat.*
(dh)