JAKARTA — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada 2026 akan difokuskan bagi lulusan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN.
Langkah ini disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Minggu (16/11/2025), sebagai upaya menyeimbangkan distribusi pegawai di lingkungan Kemenkeu.
"Next-nya [akan dikhususkan] untuk STAN semua. Karena 1.100 orang sebelumnya sudah direkrut dari luar STAN," kata Purbaya dalam taklimat media di kantornya, Jakarta.
Baca Juga: Mobil Pengantar Kas Bank BUMN Terbakar di Sulbar, Menteri Keuangan Sebut Tanggung Jawab Bank Rekrutmen bagi lulusan luar STAN memang masih terbuka dalam kondisi tertentu.
Salah satunya untuk lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang dibutuhkan oleh Direktorat Jenderal Bea Cukai.
Kemenkeu berencana merekrut 300 orang lulusan SMA yang nantinya akan ditempatkan di lapangan.
"Karena bea cukai perlu tenaga kerja di lapangan. Tenaga teknisnya itu sudah ada di mana-mana. Karena kurang orang, kami akan rekrut 300 lulusan SMA di seluruh Indonesia. Akan direkrut di masing-masing lokasi," ujar Purbaya.
Rencana rekrutmen ini sejalan dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kemenkeu 2025–2029, yang menetapkan formasi CPNS untuk periode 2026–2029 sebanyak 4.350 orang per tahun.
Tahun ini sendiri, Kemenkeu menargetkan perekrutan 2.100 orang, sehingga total kebutuhan pegawai baru dalam lima tahun ke depan mencapai 19.500 orang.
Kebutuhan pegawai baru tersebut mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk proyeksi pensiun pegawai, pengunduran diri, dan hasil rekrutmen sebelumnya.
Dengan kebijakan ini, Kemenkeu berharap dapat menyiapkan sumber daya manusia yang lebih fokus, profesional, dan sesuai kebutuhan masing-masing unit kerja.*