JAKARTA, 13 NOVEMBER 2025 – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya kesehatan mental anak muda, seiring meningkatnya kasus kekerasan dan bullying di sekolah.
Pernyataan itu disampaikan saat sambutan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting (PPS) 2025) di kantor Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/11/2025).
"Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bebas bullying. Selain kesehatan fisik, kesehatan mental anak-anak juga perlu dijaga," ujar Gibran.
Baca Juga: Bupati Batu Bara Hadiri Rakornas Percepatan Penurunan Stunting 2025 di Jakarta Pesan ini mengacu pada insiden ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, pada Jumat (7/11/2025).
Insiden tersebut menewaskan puluhan siswa dan menimbulkan trauma bagi korban, keluarga, dan lingkungan sekolah.
Data terakhir menyebutkan dari 96 korban, 68 telah diperbolehkan pulang, sementara 28 masih menjalani perawatan di berbagai rumah sakit.
Gibran menekankan pentingnya deteksi dini dan peka terhadap lingkungan sekolah agar kasus serupa tidak terulang.
Dugaan sementara, ledakan itu dilakukan oleh seorang siswa sebagai bentuk balas dendam karena mengalami perundungan sebelumnya.
"Selalu saling mengingatkan dan menjaga satu sama lain agar kejadian seperti di SMAN 72 tidak terulang kembali," kata Wapres.
Kasus ini menjadi pengingat serius tentang pentingnya kesejahteraan mental siswa, pengawasan sekolah, serta perlunya kolaborasi antara guru, orang tua, dan pihak berwenang dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman.*
(tn/dh)