BATU BARA — Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menanamkan budaya membaca sejak dini, Pemerintah Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, meluncurkan program inovatif bertajuk "Literasi Si Kecil" melalui Perpustakaan Digital Desa Bogak.
Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Desa di bawah kepemimpinan Kepala Desa Fazzary Akbar, S.E., terhadap masa depan generasi muda di desanya.
"Kami ingin anak-anak di Desa Bogak tumbuh dengan semangat belajar dan membaca. Melalui Perpustakaan Digital ini, kami berharap mereka bisa mendapatkan akses informasi dan pengetahuan yang luas, tanpa harus menunggu besar untuk mengenal teknologi dan literasi," ujar Fazzary Akbar.
Baca Juga: KPK Ambil Sampel Data dari 15.000 SPBU Terkait Dugaan Korupsi Digitalisasi Pertamina Gerakan Literasi Berbasis TeknologiPerpustakaan Digital Desa Bogak kini telah menjadi pusat aktivitas belajar bagi para pelajar dari berbagai sekolah di sekitar wilayah tersebut.
Setiap hari, ruang baca yang dulunya sepi kini ramai dikunjungi anak-anak dari:1. UPT SD Negeri 05 Bogak2. UPT SD Negeri 09 Bogak3. UPT SD Negeri 12 Bogak4. UPT SMP Negeri 2 Tanjung Tiram
Dengan jadwal kunjungan yang terstruktur, para siswa secara bergiliran datang untuk membaca buku, menonton video edukatif, berdiskusi, dan mengikuti kegiatan motivasi yang dipandu oleh fasilitator literasi.
Perpustakaan ini tidak hanya menyediakan buku fisik, tetapi juga koleksi digital yang dapat diakses melalui perangkat komputer dan tablet yang disiapkan oleh Pemerintah Desa.
Hal ini membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan interaktif bagi anak-anak.
"Anak-anak sangat antusias. Mereka bisa membaca, menonton tayangan edukasi, bahkan belajar membuat karya tulis sederhana. Ini benar-benar membantu kami di sekolah," ungkap salah satu guru SD Negeri 09 Bogak yang turut mendampingi kegiatan.
Empat Pilar Literasi: Visualisasi, Karakterisasi, Diskusi, MotivasiKonsep pembelajaran di Perpustakaan Digital ini dirancang dengan empat objek utama yang membentuk dasar literasi anak, yaitu:1. Visualisasi, agar anak-anak dapat memahami materi melalui tampilan gambar dan video edukatif.2. Karakterisasi, menanamkan nilai-nilai moral dan sosial melalui cerita bergambar dan permainan peran.3. Diskusi, melatih anak-anak untuk berani berpendapat dan berpikir kritis.4. Motivasi, menumbuhkan semangat belajar dan percaya diri dalam meraih cita-cita.
Program ini dikembangkan dengan kerangka kurikulum yang adaptif dan kolaboratif, menggabungkan pendekatan pendidikan formal dan nonformal agar lebih efektif.
Kolaborasi Pemerintah Desa dan SekolahKepala Desa Fazzary Akbar, S.E. menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik yang telah memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.