MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melakukan silaturahmi dengan Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumut di Restoran Pondok Indah, Medan, Rabu (22/10/2025).
Pertemuan ini membahas pengembangan kegiatan keumatan serta dukungan Pemprov terhadap pesantren di wilayah Sumut.
"Tadi (diskusi) bagaimana mengembangkan kegiatan-kegiatan keumatan di Sumatera Utara melalui Muhammadiyah, sekaligus silaturahmi di Hari Santri ini," ujar Bobby.
Baca Juga: 134 Siswa Keracunan, Sumut Perkuat Pengawasan MBG Dalam kesempatan tersebut, Bobby menegaskan komitmen Pemprov Sumut untuk mendukung pesantren, terutama melalui program pendidikan gratis untuk tingkat SMA.
Ia meminta Muhammadiyah mendata pesantren di bawah naungannya agar pemerintah dapat menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.
"Perlu pendataan betul-betul, dipilah mana (pesantren) yang bisa kita support, pasti disupport. Program pendidikan gratis untuk anak-anak SMA akan kita lakukan per zona," kata Bobby.
Ketua PW Muhammadiyah Sumut, Hasyimsyah Nasution, mengapresiasi perhatian Gubernur terhadap kegiatan keumatan dan dunia pesantren.
Ia memastikan pihaknya siap mendata pesantren untuk menindaklanjuti program tersebut.
"Pak Gubernur memberikan perhatian, dan kami sebagai pengelola pesantren tentu senang. Mudah-mudahan segera terealisasi sesuai arahan beliau," ujar Hasyimsyah.
Muhammadiyah Sumut memiliki tiga pesantren, masing-masing di Kuala Madu (Langkat), Sipirok (Tapanuli Selatan), dan Kerasaan (Simalungun), dengan total sekitar 2.000 santri.
Jumlah santri terbanyak berada di pesantren Kuala Madu, yakni lebih dari 1.050 santri, diikuti Sipirok sekitar 600-an santri, dan Kerasaan hampir 400 santri.
Selain membahas pendidikan, pertemuan ini juga menyinggung dukungan Muhammadiyah terhadap program pemerintah, khususnya dalam hal ekonomi umat.