BANDA ACEH— Kota Banda Aceh, yang dikenal sebagai Serambi Mekkah, kembali mencatat sejarah penting dalam dunia pendidikan tinggi.
Setelah Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) menjadi pelopor kampus Persyarikatan Muhammadiyah di Aceh, kini lahir Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai wujud komitmen berkelanjutan Muhammadiyah dalam membangun sumber daya manusia unggul di ujung barat Indonesia.
Kehadiran UAD di Banda Aceh disambut hangat oleh berbagai kalangan, terutama civitas akademika UNMUHA. Rektor UNMUHA Aceh, Dr. H. Aslam Nur, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas berdirinya kampus baru tersebut.
Baca Juga: Bukan Sekadar Tugas Keamanan, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Dapat Uluran Tangan dari Polda Aceh "Kita patut berbangga dengan hadirnya UAD di Aceh. UAD adalah adik kandung UNMUHA yang lahir dari rahim yang sama, yakni Muhammadiyah. Atas nama Rektor UNMUHA, saya mengucapkan selamat kepada UAD atas kehadirannya di tanah Aceh," ujar Aslam Nur.
Ia menegaskan, kehadiran UAD bukan merupakan kompetitor bagi UNMUHA, melainkan mitra sekaligus saudara yang saling melengkapi dalam mewujudkan cita-cita besar Persyarikatan Muhammadiyah di bidang pendidikan.
"Semua program studi yang dimiliki UAD berbeda dengan yang ada di UNMUHA. Ini membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat Aceh untuk menimba ilmu di Perguruan Tinggi Muhammadiyah," jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Aslam menegaskan bahwa sebagai kampus tertua di bawah naungan Muhammadiyah Aceh, UNMUHA siap berkolaborasi dan memberikan dukungan penuh kepada UAD dalam pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, sejalan dengan kebijakan pemerintah dan Persyarikatan.
Kehadiran Universitas Ahmad Dahlan di Banda Aceh diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan Islam modern dan mendorong lahirnya lebih banyak generasi muda Aceh yang intelektual, berkarakter, dan berakhlak mulia.*