PADANGSIDIMPUAN – Suasana khidmat menyelimuti hari kedua kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 di Universitas Aufa Royhan (UNAR) Kota Padangsidimpuan, Sabtu (30/8).
Dalam rangka menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini, panitia menghadirkan Komandan Kodim 0212/TS, Letkol Arm Delli Yudha Nurcahyo, S.E., M.M., sebagai narasumber dalam seminar bertajuk Kehidupan Berbangsa, Bernegara, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara.
Mengangkat tema yang sarat makna kebangsaan, Letkol Delli Yudha mengajak ratusan mahasiswa baru untuk memahami esensi bela negara di era modern.
Menurutnya, bela negara tidak melulu harus melalui jalur militer, tetapi bisa diwujudkan melalui berbagai bentuk kontribusi sesuai profesi dan keahlian.
"Bela negara bisa dilakukan oleh siapa pun, termasuk mahasiswa. Mulailah dari hal sederhana seperti disiplin, jujur, taat aturan, dan berkontribusi positif di lingkungan masing-masing," ujar Dandim dalam pemaparannya yang disambut antusias oleh para peserta.
Ia juga menekankan bahwa persatuan dan kesadaran terhadap jati diri bangsa merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan Indonesia.
Mahasiswa, sebagai generasi muda, disebut memiliki peran strategis dalam membentuk masa depan bangsa.
Kegiatan seminar ini berlangsung interaktif. Para mahasiswa baru aktif mengajukan pertanyaan dalam sesi diskusi, menunjukkan semangat mereka dalam memahami peran kebangsaan di tengah dinamika zaman.
Rektor Universitas Aufa Royhan, Dr. Anto J. Hadi, S.K.M., M.M., menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Dandim 0212/TS atas kontribusi pemikiran dan motivasi yang diberikan kepada mahasiswa baru.
"Kami ingin mahasiswa UNAR tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, cinta tanah air, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat," ucap Rektor dalam sambutannya.
Seminar bela negara ini menjadi salah satu agenda penting dalam PKKMB UNAR 2025, yang bertujuan membentuk mahasiswa baru menjadi pribadi yang sadar akan tanggung jawab sosial dan nasionalisme sejak memasuki dunia perguruan tinggi.*