PDIP Tak Terkejut PKS Dukung Bobby Nasution di Pilgub Sumut 2024?

- Selasa, 06 Agustus 2024 07:29 WIB

MEDAN  –Pengumuman Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memberikan dukungan kepada Wali Kota Medan, Bobby Nasution, untuk Pilkada Gubernur Sumatera Utara (Pilgub Sumut) 2024 tidak mengejutkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Meskipun PDIP dan PKS sebelumnya menjalin komunikasi intens dan bahkan sempat memberikan sinyal koalisi, keputusan PKS untuk mendukung Nasution menghapus harapan koalisi yang sempat ada.

Wakil Ketua DPD PDIP Sumatera Utara, Aswan Jaya, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak terkejut dengan keputusan PKS tersebut. Dalam wawancara pada Selasa pagi, Aswan Jaya mengatakan, “Enggak, enggak kaget.” Menurutnya, sejak awal PKS memang telah menunjukkan dukungan kepada Bobby Nasution, dan meskipun ada periode di mana dukungan itu tampaknya ditarik, tidak ada perubahan signifikan dalam arah dukungan PKS.

PKS sebelumnya mengumumkan dukungannya terhadap Bobby Nasution pada Jumat (2/8/2024). Dukungan ini diperkuat dengan kehadiran Bobby di Kantor DPP PKS di Jakarta pada hari tersebut. Keputusan ini dianggap sebagai langkah strategis PKS untuk mendukung Nasution, yang merupakan menantu Presiden Joko Widodo, dalam kontestasi politik mendatang.

“Karena sejak awal mereka sudah sempat mengumumkan itu. Dan itu sebenarnya benar,” jelas Aswan Jaya. Ia menambahkan bahwa meskipun PKS sempat menarik dukungannya, keputusan akhir mereka tidak mengejutkan, mengingat hubungan awal yang sudah terjalin antara kedua pihak.

Pada Senin (8/7/2024), PKS sebelumnya sempat menyampaikan dukungan kepada Bobby Nasution, namun pengumuman tersebut kemudian diklarifikasi oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu. Syaikhu menjelaskan bahwa saat itu belum ada keputusan definitif mengenai dukungan partai. Namun, keputusan akhir yang mendukung Nasution kembali menegaskan orientasi politik PKS.

PDIP dan PKS sempat melakukan pendekatan untuk menjalin koalisi, termasuk mengunjungi Kantor DPW PKS pada Rabu (10/7/2024). Saat itu, beberapa sinyal koalisi tampak muncul, seperti penggunaan kode-kode simbolik yang menunjukkan niat baik dari kedua belah pihak. Namun, situasi politik yang dinamis dan pergeseran dukungan PKS menjadikan peluang koalisi antara PDIP dan PKS semakin tertutup.

Dalam perkembangan terbaru, PDIP tampaknya harus menyesuaikan strateginya dalam menghadapi Pilgub Sumut 2024. Meski koalisi dengan PKS tidak terwujud, PDIP tetap akan melanjutkan langkah politiknya untuk menentukan calon yang akan diusung dalam kontestasi politik mendatang.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Pria di Siantar Ditangkap usai Sebar Foto Wanita Hasil Edit AI Tanpa Busana di Instagram

Berita

Satgas PRR Kawal Pembangunan Jembatan Permanen, Akses Warga Simalungun Segera Pulih

Berita

Satgas PRR Kawal Dana TKD Rp144,67 Miliar, Pemulihan Pascabencana Kabupaten Solok Dipercepat

Berita

KPK Rampungkan Analisis Amplop Raja Juli, Motif Pemberian Bupati Kuansing Masih Jadi Fokus Penyidik

Berita

Eks Penyidik KPK: Klaim Don Ritto soal Uang di Kafe de'Clan Harus Dibuktikan

Berita

YLBHI Soroti Penyerahan Kasus Febrie ke Kejagung, Dinilai Berpotensi Rusak Sistem Hukum