Ridwan Kamil Tanggapi Teriakan Penolakan Saat Ziarah ke Makam Mbah Priok

BITVonline.com - Kamis, 05 September 2024 09:19 WIB

JAKARTA –Bakal calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil (RK), menanggapi insiden teriakan penolakan yang terdengar saat dirinya berziarah ke Makam Mbah Priok di Jakarta Utara. Dalam video yang beredar di media sosial pada Kamis (5/9/2024), RK tampak sedang berziarah di makam tersebut. Namun, selama kunjungannya, terdengar teriakan keras yang meminta RK untuk meninggalkan lokasi, bahkan menyebut nama mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan.

Dalam video tersebut, suara dari kerumunan terdengar jelas, menyerukan, “Turun, turun, Anies, Priok bukan rumah ente, pulang-pulang.” Teriakan ini jelas menunjukkan adanya ketidakpuasan di antara sebagian warga terhadap kehadiran RK di lokasi bersejarah tersebut.

Menanggapi peristiwa ini, Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa kedatangannya ke Makam Mbah Priok adalah atas undangan dari pihak Kholifah. RK menyatakan bahwa kedatangannya diterima dengan baik oleh pihak makam, sebagaimana dibuktikan dengan tidak adanya penolakan formal yang terlihat.

“Kalau saya ditolak, tentu tidak akan disediakan podium untuk berziarah. Namun di sana, saya diterima dengan hormat,” ujar RK di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, pada hari yang sama.

RK menyebutkan bahwa ia memandang wajar adanya teriakan tersebut sebagai bagian dari ekspresi demokrasi. Menurutnya, berbagai bentuk ekspresi, baik itu teriakan, spanduk, atau bentuk lainnya, merupakan hal yang lazim dalam sebuah proses demokrasi yang sehat.

“Bahwa di sana ada pendukung dari siapa pun, itulah indahnya demokrasi. Ekspresi itu bisa berupa jempol, teriakan, atau spanduk. Saya sudah menghadapi situasi serupa dalam dua kali Pilkada sebelumnya. Jadi saya tidak terlalu terpengaruh dan menerima semuanya dengan lapang dada. Terima kasih atas ekspresinya,” tambahnya.

Dalam konteks Pilkada yang semakin dekat, kehadiran dan aktivitas calon gubernur sering kali mendapatkan sorotan tajam dari berbagai kalangan. Ridwan Kamil, yang kini mencalonkan diri untuk kursi Gubernur Jakarta, jelas menunjukkan sikap profesional dan menerima segala bentuk respons dari masyarakat sebagai bagian dari dinamika politik.

Peristiwa ini mencerminkan betapa kompleksnya situasi politik di Jakarta menjelang Pilkada, di mana setiap langkah dan keputusan calon gubernur dapat menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat. Ridwan Kamil tampaknya berkomitmen untuk terus menjalani proses politik dengan sikap positif dan terbuka terhadap semua bentuk feedback dari publik.

Dengan pemilihan yang semakin dekat, sikap Ridwan Kamil yang menerima segala bentuk reaksi dengan terbuka dan positif dapat menjadi salah satu kunci untuk mendapatkan dukungan lebih luas dari masyarakat Jakarta.(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Lebaran 2026 Semakin Dekat: Muhammadiyah Pastikan Tanggal, Pemerintah Siapkan Sidang Isbat

Berita

Wakil Gubernur Sumut Bersama Bupati Asahan Tinjau Kesiapan SMAN Rahuning: Pastikan Sekolah Siap Operasional dan Berikan Akses Pendidikan yang Merata

Berita

Wakil Bupati Asahan Laksanakan Safari Ramadhan Khusus di Masjid Nurul Falah Sei Renggas

Berita

Bahlil Ungkap Arahan Prabowo: Stok BBM dan LPG Harus Aman Jelang Lebaran 2026

Berita

Pertama Kali, KPK Gunakan Pasal Benturan Kepentingan Saat OTT Bupati Fadia Arafiq di Pekalongan

Berita

Miris! Siswi SMA di Pekanbaru Dilecehkan Guru dan Direkam, Kepsek Anggap ‘Khilaf’