JAKARTA -Calon gubernur Jakarta, Pramono Anung, menekankan pentingnya bagi masyarakat untuk tidak sembarangan dalam memilih pemimpin di pemilihan gubernur Jakarta mendatang. Dalam sambutannya kepada para pendukung di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Pramono menegaskan agar masyarakat tidak terbuai oleh calon pemimpin yang hanya mengandalkan pesona tanpa rekam jejak yang jelas dan bersih di pemerintahan.
“Saya ingin sampaikan, pilihlah yang memang sudah jelas rekam jejaknya. Saya berani memastikan, pilihan saudara-saudara kepada saya tidak salah. Dan saya akan membuktikan itu,” ujar Pramono, memberikan penekanan pada pentingnya transparansi dan kejelasan dalam kepemimpinan.
Pramono Anung yang berpasangan dengan Rano Karno, menyatakan keyakinannya bahwa mereka tidak akan gagal dalam mengurus Jakarta. Ia menilai bahwa untuk menghadapi berbagai tantangan di ibu kota, diperlukan pemimpin yang memahami secara mendalam permasalahan yang ada, bukan hanya mereka yang sekadar menampilkan diri.
“Seseorang yang memimpin Jakarta harus yang mengetahui masalah, yang tidak hanya tebar pesona, atau menjadikan Jakarta sebagai make up-nya saja,” kata Pramono, sembari tidak menyebutkan secara langsung siapa sosok yang dituduhnya tersebut.
Rekam Jejak yang Jelas
Pramono menyadari bahwa banyak masyarakat yang mungkin belum mengenal dirinya dan Rano Karno saat mereka mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta. Hal ini ia kaitkan dengan minimnya eksposur publik selama masa jabatannya sebagai Menteri Sekretaris Kabinet. “Banyak yang tidak mengenal kami, karena saya jarang tampil ke depan publik,” ungkapnya.
Meskipun demikian, Pramono optimis dukungan terhadap dirinya terus bertambah. Ia menyebutkan bahwa aksi blusukan yang dilakukannya ke berbagai wilayah di Jakarta telah membuahkan hasil. “Bismillah, saya akan memimpin saudara-saudara sekalian, dan tidak akan mengecewakan,” tegas Pramono.
Menghadapi Permasalahan Jakarta
Dalam blusukan tersebut, Pramono mengungkapkan bahwa banyak permasalahan mendasar yang dihadapi masyarakat Jakarta, seperti lapangan pekerjaan, sanitasi, dan akses air bersih. “Maka diperlukan pemimpin yang tidak ego untuk melanjutkan program gubernur-gubernur sebelumnya yang masih layak,” ujar Pramono, menekankan pentingnya keberlanjutan program-program yang sudah ada.
Ia berjanji akan fokus pada solusi konkret terhadap permasalahan yang ada, serta melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Dengan pendekatan ini, Pramono berharap dapat menciptakan Jakarta yang lebih baik dan berkelanjutan bagi semua warganya.
Dengan keyakinan dan tekad yang kuat, Pramono Anung siap berkompetisi dalam pemilihan gubernur Jakarta. Ia mengajak masyarakat untuk cerdas dalam memilih pemimpin yang tidak hanya menjanjikan, tetapi juga memiliki rekam jejak yang solid dan komitmen untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi kota metropolitan ini.
(N/014)