Ridwan Kamil Ungkap Tawaran Menjadi Gubernur DKI Saat Melawan Ahok, Menolak dan Memberi Jalan Bagi Anies Baswedan

BITVonline.com - Jumat, 11 Oktober 2024 05:24 WIB

JAKARTA –Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK), mengungkapkan bahwa dirinya pernah mendapatkan tawaran untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2016, ketika ia masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung. Penawaran tersebut datang saat RK bersaing dengan calon incumbent, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Dalam kunjungannya ke Praeses HKBP Distrik VIII Jakarta, Ridwan Kamil menceritakan bagaimana ia dipanggil pada sore hari dan diminta untuk mempertimbangkan tawaran tersebut. “Saat itu, saya disuruh nyalon Gubernur DKI, survei lumayan, partai siap, logistik siap,” ujarnya. Namun, ia dihadapkan pada dilema ketika harus memberikan jawaban dalam waktu singkat.

RK mengungkapkan bahwa ia merasa terhormat dan gembira atas penawaran itu. Namun, saat berkonsultasi dengan ibunya, ia mendapatkan penolakan yang tegas. “Mama tidak mau punya anak yang tidak selesai dalam tugasnya. Kamu kan belum beres jadi Wali Kota Bandung, kamu harus tuntas,” kisahnya, mengutip nasihat ibunya.

Keputusan untuk tidak menerima tawaran itu, menurut RK, datang setelah merenungkan nasihat ibunya. “Saya tolak tawaran itu, meskipun itu peluang yang jarang didapat. Saya melupakan keinginan menjadi Gubernur Jakarta dan melanjutkan tugas saya di Bandung,” tambahnya.

Setelah menolak, RK menyatakan bahwa partai-partai politik kemudian mencari Anies Baswedan sebagai calon gubernur. “Seminggu setelah saya menolak, barulah partai-partai itu mencari Pak Anies. Jadi, takdirnya Pak Anies Baswedan jadi gubernur itu, ada rangkaian takdir-takdir orang lain yang menyertai,” jelasnya.

Melihat kembali perjalanan politiknya, RK mengungkapkan betapa pentingnya dukungan keluarga, khususnya dari orang tua. “Tidak ada ridha Tuhan tanpa ridha orang tua. Daripada kualat, lebih baik saya mendengarkan nasihat ibu saya,” ujar RK.

Sebagai calon gubernur yang kini kembali maju di Pilgub Jakarta, RK berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi ibukota. Ia juga menyampaikan rencana program, termasuk merubah rumah kosong menjadi tempat bermain anak, sebagai bagian dari visi dan misinya untuk Jakarta.

Dengan latar belakang yang kuat dan pengalaman dalam pemerintahan, Ridwan Kamil tampaknya siap menghadapi tantangan dalam pemilihan mendatang. Sebagai tokoh publik yang populer, langkahnya untuk kembali bertarung dalam kontestasi ini tentunya menarik perhatian banyak pihak.

Dengan keberanian untuk berbagi pengalamannya, Ridwan Kamil tidak hanya menunjukkan integritas sebagai seorang pemimpin, tetapi juga memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya mendengarkan suara orang tua dalam mengambil keputusan penting dalam hidup.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

300 Pramuka Siaga Ramaikan “Pesta Siaga” di Raman Utara, Belajar Keterampilan Hidup Secara Langsung

Berita

Karang Taruna Sukoharjo dan PWI Gelar Donor Darah Gratis Jelang Ramadan 2026

Berita

Kwarran Sukoharjo Gelar Ramadhan Scouting Competition 2026 di Pringsewu, Bentuk Generasi Pramuka Cakap dan Berakhlak

Berita

Alumni UGM Sumsel Dikukuhkan, Joncik Muhammad Tekankan “Guyub, Rukun, Migunani”

Berita

Membangun Generasi Disiplin, Satgas Damai Cartenz 2026 Latih Baris-Berbaris Siswa SD Dondobaga di Papua

Berita

Kepala Bidang DPMPTSP Tanggamus Ditemukan Meninggal di Kantor, Diduga Serangan Jantung