KPU Semarang Imbau Pendukung Tidak Gegabah, Debat Pilwalkot Putaran Kedua Dimulai

BITVonline.com - Jumat, 08 November 2024 13:09 WIB

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/11/IMG-20241103-WA0043-1-732x488-1.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Semarang – Debat putaran kedua Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Semarang 2024 resmi dimulai pada Jumat malam (8/11/2024) di Hotel Patra Semarang, dengan tema “Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik”. Debat ini diikuti oleh dua pasangan calon (paslon), yakni Agustina Wilujeng Pramestuti-Iswar Aminuddin yang diusung oleh PDIP, dan Yoyok Sukawi-Joko Susanto yang diusung oleh koalisi partai besar seperti Gerindra, Demokrat, PKS, PKB, PAN, Golkar, PAI, NasDem, dan PPP.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Ahmad Zaini, mengawali acara dengan menyampaikan harapannya agar debat ini menjadi ajang penyampaian visi, misi, serta program dari kedua pasangan calon. “Kami berharap forum ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh kedua pasangan calon dalam rangka meyakinkan masyarakat bahwa mereka layak dipilih,” ujar Ahmad Zaini.

Suasana debat semakin hangat begitu kedua pasangan calon tiba di lokasi. Agustina dan Iswar hadir dengan seragam berwarna merah, sementara Yoyok dan Joko mengenakan jaket hijau yang mencolok. Kehadiran kedua pasangan calon ini pun semakin menarik perhatian, mengingat masing-masing pasangan membawa gagasan yang berbeda untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Semarang.

Namun, KPU Kota Semarang juga menegaskan pentingnya menjaga ketertiban selama debat berlangsung. Ahmad Zaini mengingatkan pendukung kedua paslon agar tidak membuat gaduh atau terlibat dalam tindakan yang dapat merusak suasana debat. “Pada debat pertama, kami melihat ada beberapa kejadian yang kurang kondusif. Kami berharap hal tersebut tidak terulang di debat kedua ini. Kami mengimbau agar tidak ada intimidasi, provokasi, atau ujaran kebencian yang bisa membuat pemilih menjadi ragu,” kata Zaini.

KPU juga menegaskan bahwa tujuan utama dari debat ini adalah untuk memberi kesempatan kepada pemilih untuk lebih memahami visi dan misi kedua pasangan calon, sehingga mereka dapat membuat pilihan yang tepat. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan bisa menjaga suasana yang demokratis dan penuh respek terhadap pandangan yang berbeda.

Selain itu, para panelis yang akan memberikan penilaian pada debat kali ini juga memiliki latar belakang yang kredibel. Mereka adalah para akademisi dan pakar dari berbagai bidang, di antaranya: Rektor UIN Walisongo Prof. Nizar, Rektor Universitas Wahid Hasyim Prof. Mudzakkir Ali, Guru Besar Unika Soegijapranata Prof. Ridwan Sanjaya, Dekan Fakultas Hukum Universitas Sultan Agung Dr. Jawade Hafidz, dan Guru Besar Fisip UIN Walisongo Prof. Ahwan Fanani.

Setelah debat putaran pertama yang sempat diwarnai dengan suasana gaduh, KPU berharap debat kedua ini bisa berjalan dengan lebih tertib dan menyajikan diskusi yang substansial mengenai permasalahan dan solusi yang dihadapi Kota Semarang.(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG

Berita

Wabup Asahan Tegas: Pengusaha Kayu Wajib Patuhi Aturan Tonase, Jaga Jalan Daerah

Berita

BKKBN Bahas Skema MBG untuk Warga Baduy Dalam

Berita

Pigai Klarifikasi Wacana Status Aktivis HAM: Bukan Membatasi, tapi Lindungi Pembela HAM

Berita

Target Pemerintah Setop Impor BBM dalam 2–3 Tahun, IESR: Tidak Realistis

Berita

Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Balik ART atas Dugaan Pencemaran Nama Baik