Hendi Ingatkan Jasa Pahlawan dan Janji Perhatian untuk Petani dan Peternak di Debat Kedua Pilgub Jateng

Redaksi - Minggu, 10 November 2024 16:02 WIB

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/11/01jbtkcj8p689qkf4y7kg0f979.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Semarang– Dalam sesi penutupan debat kedua Pilgub Jawa Tengah (Jateng) yang digelar bertepatan dengan Hari Pahlawan, Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jateng nomor urut 2, Hendrar Prihadi (Hendi), menekankan pentingnya mengenang jasa para pahlawan dan tentara yang turut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hendi, yang hadir bersama pasangan calon gubernur Andika Hazrumy, memanfaatkan momen debat untuk mengingatkan masyarakat akan peran tentara dan para pahlawan dalam perjuangan kemerdekaan yang telah mengukir sejarah bangsa.

Di hadapan para penonton yang memadati MAC Semarang pada Minggu malam (10/11), Hendi memulai pidatonya dengan mengingatkan tentang peringatan Hari Pahlawan, yang mengangkat peran besar para pejuang bangsa, termasuk tentara yang telah berjuang melawan penjajah.

“Debat malam hari ini bertepatan dengan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, yakni Hari Pahlawan, di mana kita mengenang para pejuang yang berjuang tanpa kenal lelah untuk kemerdekaan kita,” kata Hendi. “Pada saat itu, para pahlawan, baik di medan perang maupun di barisan rakyat, telah membuktikan keteguhan mereka demi bangsa ini.”

Hendi kemudian menyebutkan beberapa tokoh tentara yang dikenal berperan besar dalam pertempuran merebut kemerdekaan, seperti Bung Tomo, Mayor Jenderal Mangundiprojo, Mayor Jenderal Moestopo, dan Mayor Jenderal Sungkono. Ia mengingatkan bahwa perjuangan mereka adalah pondasi negara yang harus dijaga oleh setiap generasi, termasuk dalam membangun Jawa Tengah yang lebih baik.

“Di pertempuran tersebut, ada kekuatan luar biasa yang datang dari fatwa resolusi jihad yang dikeluarkan oleh Kiai Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945,” lanjut Hendi. “Fatwa ini menjadi landasan semangat perlawanan kita terhadap penjajah. Dan hari ini, cucu beliau, Gus Umar Wahid, hadir di sini bersama kami sebagai Ketua Tim Pemenangan pasangan Andika-Hendi.”

Mengutip kata-kata Presiden pertama Indonesia, Soekarno, Hendi menegaskan bahwa perjuangan kemerdekaan di masa lalu lebih mudah karena bangsa ini melawan penjajah. Namun, tantangan yang dihadapi generasi saat ini jauh lebih berat karena harus melawan tantangan internal, seperti ketidakadilan dan kesenjangan sosial.

“Seperti yang disampaikan Bung Karno, ‘perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, tapi perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri’,” ujar Hendi. “Oleh karena itu, kita harus bersatu untuk membangun Jawa Tengah yang lebih maju dan sejahtera.”

Pada bagian penutupan, Hendi juga menegaskan komitmen pasangan Andika-Hendi untuk memperhatikan nasib para petani dan peternak di Jawa Tengah, yang kerap kali menghadapi kesulitan ekonomi. Ia menyinggung peristiwa yang terjadi di Boyolali, di mana peternak sapi perah terpaksa membuang susu hasil peternakan mereka karena harga yang jatuh di pasaran.

“Kami berkomitmen tidak akan ada lagi peternak sapi perah di Boyolali yang membuang susu mereka dengan sia-sia,” tegas Hendi. “Begitu juga dengan petani di Magelang, Purbalingga, dan Banjarnegara yang kerap mengalami kerugian akibat harga panen yang anjlok. Kami akan memberikan solusi agar mereka tidak lagi merugi.”

Hendi juga menambahkan bahwa Pilgub kali ini bukan hanya soal siapa yang menjadi gubernur, melainkan tentang bagaimana membangun Jateng yang lebih adil dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan, anak-anak, petani, nelayan, dan pekerja.

“Kita ingin semua masyarakat Jawa Tengah merasa sejahtera, baik itu petani, nelayan, buruh pabrik, pekerja swasta, perempuan, pemuda, maupun penyandang disabilitas. Semua harus mendapatkan haknya dan mendapatkan kesempatan untuk hidup lebih baik,” kata Hendi menutup pidatonya.(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Bantuan Bedah Rumah 2026 Pakai Data BPS, Ini Syarat dan Kriteria Penerimanya

Berita

Sebulan Usai Gempa di Palue, Jokowi Datang Dengarkan Keluhan Warga dan Bermalam di Tenda Pengungsian

Berita

Jelang Sidang Perdana Besok, Tim Hukum Roy Suryo Siapkan 14-15 Poin Nota Perlawanan

Berita

Buruh Kecewa dengan Draf RUU Ketenagakerjaan, Beri Tenggat DPR hingga 22 September

Berita

Prabowo Minta Pelaku Karhutla Dijerat Terorisme Ekologi

Berita

Usai Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diminta Segera Bereskan Kewajiban Pembiayaan Whoosh