Kapolrestabes Medan Konfirmasi Pencabutan Laporan Pelemparan Mobil Bobby Nasution

- Selasa, 12 November 2024 09:36 WIB

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/11/bobby-nasution-saat-di-kecamatan-muara-kabupaten-tapanuli-utara_169.jpeg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

MEDAN- Laporan terkait insiden pelemparan mobil Calon Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Nasution pascadebat kedua Pilgub Sumut telah resmi dicabut. Hal ini dikonfirmasi oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arief Setyawan, yang mengatakan bahwa keputusan pencabutan laporan tersebut diambil oleh pihak tim Bobby Nasution.

“Kalau diberita kan sudah ada yang cabut, timnya (Bobby Nasution). Ya kalau sudah dicabut, ya sudah,” ujar Kombes Pol Gidion  pada Selasa (12/11/2024).

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (6/11/2024) malam, usai debat kandidat Calon Gubernur Sumut. Mobil Bobby Nasution menjadi sasaran pelemparan benda yang diduga botol air kemasan oleh sejumlah pendukung kandidat yang berada di luar lokasi debat. Insiden ini berlangsung saat Bobby dan rombongannya berusaha meninggalkan area debat yang dipenuhi oleh ratusan pendukung kedua kandidat di Jalan Pengadilan, Kota Medan.

Petugas kepolisian yang berada di lokasi segera berusaha menenangkan massa, mengantisipasi agar situasi tidak semakin memanas.

Menanggapi insiden ini, Bobby Nasution mengajak semua pihak untuk menjaga suasana damai dalam kontestasi Pilkada Sumut. Pada Jumat (8/11/2024) di Kabupaten Humbang Hasundutan, Bobby menyampaikan bahwa suasana sejuk dan damai merupakan kunci utama dalam pelaksanaan Pilkada.

“Kemarin kan habis debat, dalam debat mungkin ada pendukung kami, pendukung Pak Edy tentunya di luar lokasi debat, jadi mungkin ada gesekan yang terjadi. Namun kita inginkan kontestasi ini berjalan damai,” ujar Bobby.

Ia pun mengungkapkan bahwa tim hukumnya telah melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian, namun dirinya meminta laporan tersebut untuk dicabut. Menurut Bobby, Pilkada bukan hanya sekadar kontestasi, melainkan juga ajang mencari pemimpin yang mampu menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

“Saya juga sudah minta kepada tim pemenangan untuk pelaporan itu dicabut saja. Kita inginkan Pilkada yang damai dan sejuk,” lanjutnya.

Dengan dicabutnya laporan ini, Bobby Nasution berharap agar semua pihak dapat bersama-sama menjaga kedamaian dan kondusivitas jelang Pilkada Sumut 2024. Insiden ini diharapkan menjadi pengingat bagi para pendukung kandidat agar tidak mudah terpancing emosi, serta menghormati proses demokrasi yang berlangsung.

Dalam kesempatan Hari Kesehatan Nasional yang dirayakan di berbagai wilayah Sumut, Kapolrestabes Medan dan sejumlah tokoh masyarakat turut mengimbau warga untuk tetap tenang dan menghargai setiap keputusan yang diambil dalam proses Pilkada. Bobby Nasution menutup pesannya dengan harapan agar suasana damai dapat terus terjaga hingga akhir proses Pilkada.(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Komeng Dukung Bang Azran Pimpin FORKABI: Memajukan Budaya Betawi adalah Amanat Konstitusi

Berita

Prof. OK Saidin: Saatnya MABMI Satukan Kekuatan Puak Melayu Bangun Ekonomi dan Pendidikan

Berita

Transisi Darurat Bencana Aceh Berakhir 30 Juli, Pemerintah Bahas Status Penanganan Selanjutnya

Berita

Eks Ketua MK Arief Hidayat: Indonesia Masih Suram, Hukum Sangat Tajam ke Bawah tapi Tumpul ke Atas

Berita

Usai Jadi Tersangka TPPU, Akankah Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan?

Berita

30 Persen Penduduk Indonesia Adalah Anak-anak, UGM Ungkap Akses Kesehatan dan Pendidikan Belum Merata