Jakarta– Calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil (RK), mengunjungi warga Kampung Bayam Madani di kawasan Hunian Sementara, Pademangan, Jakarta Utara, untuk mendengarkan langsung keluhan dan permasalahan yang dihadapi mereka. Kampung Bayam Madani, yang terletak di sekitar Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Tanjung Priok, menjadi sorotan karena adanya ketidakpastian mengenai hunian yang dijanjikan kepada warga.
Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Kamil menyampaikan bahwa dirinya mendengar rumor terkait dengan permasalahan yang dialami warga Kampung Bayam Madani. Menurut RK, ada kabar yang menyebutkan bahwa pertandingan FIFA internasional tidak bisa digelar jika ada hunian yang terlalu dekat dengan stadion. “Saya pernah mendengar rumor, ini masih rumor ya, bahwa katanya kalau ada perumahan terlalu dekat stadion, pertandingan FIFA internasional itu tidak bisa dilaksanakan. Ini masih katanya ya, saya dengarnya gitu,” ujar RK saat berbincang dengan warga.
RK berjanji untuk memeriksa kebenaran rumor tersebut dan memastikan bahwa jika hal itu memang benar, akan dicari solusi yang menguntungkan bagi warga Kampung Bayam Madani. “Saya tidak akan membiarkan acara internasional apapun mengorbankan kenyamanan dan hak hidup warga. Kalau memang benar adanya, saya akan cari solusi, karena warga Jakarta berhak untuk hidup dengan nyaman,” tegasnya.
Selain itu, RK juga mengungkapkan komitmennya untuk segera menyelesaikan persoalan hunian bagi warga Kampung Bayam Madani dalam 100 hari pertama jika terpilih sebagai Gubernur Jakarta. “Masalah ini harus selesai sesegera mungkin, saya komitmenkan dalam 100 hari pertama setelah saya terpilih, masalah hunian ini akan diselesaikan,” kata RK. Ia menegaskan bahwa proses tersebut akan melibatkan pihak terkait, baik dari Jakpro maupun Pemprov DKI, untuk memastikan bahwa warga Kampung Bayam Madani bisa segera menghuni rumah susun yang telah dibangun.
RK memahami bahwa permasalahan ini sudah berlangsung lama dan terkendala oleh kurangnya political will dari pemimpin sebelumnya. Ia menyebutkan bahwa saat Anies Baswedan menjadi Gubernur Jakarta, warga sempat difasilitasi untuk pindah, namun terdapat kendala pada pelaksanaan Peraturan Gubernur yang menghambat realisasi tersebut. “Ini bukan soal masalah besar, tapi soal keinginan pemimpin untuk menyelesaikannya. Saya akan teliti lebih lanjut mengapa Pj Gubernur tidak melaksanakan komitmen yang sudah ada,” ujar RK.
Menurut RK, permasalahan ini harus segera diselesaikan dengan kebijakan yang jelas dan tidak boleh berlarut-larut. Ia menegaskan bahwa pada 100 hari pertama pemerintahannya, persoalan ini akan menjadi prioritas utama.
Kehadiran Ridwan Kamil di Kampung Bayam Madani diharapkan dapat memberikan angin segar bagi warga yang selama ini terjebak dalam ketidakpastian mengenai tempat tinggal mereka. Dengan komitmen yang telah disampaikan, RK berharap dapat memberi solusi konkret bagi warga yang selama ini tinggal di Hunian Sementara tersebut.
(JOHANSIRAIT)