Maruarar Sirait Prediksi Pilkada Jakarta 2024 Masuk Putaran Kedua, Ridwan Kamil Menang

BITVonline.com - Jumat, 22 November 2024 11:24 WIB

JAKARTA- Politikus Partai Gerindra, Maruarar Sirait, memprediksi Pilkada Jakarta 2024 akan berlangsung dalam dua putaran. Menurutnya, meskipun pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Pramono Anung dan Rano Karno memperoleh dukungan besar dari basis PDIP, pada akhirnya pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Suswono, yang akan memenangkan Pilkada Jakarta.

Prediksi tersebut disampaikan Maruarar dalam acara rilis survei yang digelar oleh Indikator Politik di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (22/11/2024). Dalam kesempatan itu, Maruarar menanggapi hasil survei yang menunjukkan 81,6% dukungan dari basis PDIP untuk pasangan Pramono-Rano Karno, namun dia memperkirakan pergeseran dukungan akan terjadi seiring dengan meningkatnya dukungan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk Ridwan Kamil.

“Pemilih PDIP mungkin masih mayoritas ke Pramono dan Rano, tapi tidak sebesar itu (81,6%), apalagi kalau Pak Jokowi makin terbuka mendukung Ridwan Kamil, dan itu bukan apabila, sudah pasti. Saya sudah bicara dengan Pak Jokowi, beliau akan gerakan, hadir, dan habis-habisan mendukung Ridwan Kamil. Kalau Pak Prabowo, beliau Ketua Umum partai saya,” ujar Maruarar dengan tegas.

Maruarar juga menilai bahwa Pilkada Jakarta 2024 akan berlanjut ke putaran kedua. Ia optimis bahwa pada akhirnya Ridwan Kamil akan keluar sebagai pemenang. “Hari ini saya cuti sebagian menteri untuk mendukung Ridwan Kamil di 5 titik ya, jaringan kami terutama jaringan non-muslim. Jadi, menurut saya, ini masih akan dinamis, dan semuanya margin of error,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Maruarar menekankan bahwa dinamika politik di Jakarta akan semakin memanas, terutama dengan konsolidasi dukungan yang sedang dilakukan oleh pihak-pihak yang mendukung Ridwan Kamil. “Putaran kedua akan terjadi di Jakarta, ini catat saja ya, putaran kedua akan terjadi, dan pada akhirnya Ridwan Kamil yang menang,” prediksi Maruarar.

Salah satu faktor yang disebut Maruarar sebagai penyebab turunnya dukungan untuk Pramono-Rano Karno adalah keputusan Anies Baswedan untuk mendukung pasangan tersebut. Maruarar menyebutkan bahwa dukungan Anies terhadap Pramono dan Rano Karno menyebabkan sebagian pemilih non-muslim mulai meninggalkan pasangan ini.

“Kemudian pemilih-pemilih non-muslim mulai meninggalkan Rano Karno karena didukung Anies. Meninggalkan Pramono karena didukung oleh Anies,” kata Maruarar, yang menilai bahwa konsolidasi dukungan dari berbagai pihak akan semakin memperkuat posisi Ridwan Kamil dan Suswono.

Sementara itu, hasil survei terbaru yang dirilis oleh Indikator Politik menunjukkan bahwa pasangan Ridwan Kamil-Suswono memperoleh elektabilitas sebesar 40,5%, sedangkan pasangan Pramono Anung-Rano Karno mendapatkan 42,1%. Pasangan Dharma-Kun tercatat memperoleh 4,8% dukungan. Meskipun pasangan Pramono-Rano unggul tipis, Maruarar percaya bahwa tren dukungan akan berubah seiring dengan konsolidasi kekuatan politik yang semakin solid untuk pasangan Ridwan Kamil.

Maruarar juga mengingatkan bahwa pergeseran dukungan politik di Jakarta sangat dinamis dan bisa berubah seiring waktu, terutama dengan adanya pengaruh dari tokoh-tokoh besar seperti Jokowi dan Prabowo.

(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Terjerat Korupsi Kuota Haji, Eks Menag Yaqut: Pemimpin Tak Boleh Takut Ambil Kebijakan yang Bermanfaat bagi Bangsa

Berita

Tidak Puas Aksi Ke-2, Kini APDESU Kembali Beri Tahu Unras Jilid III Soal Darurat Bimtek Diskop UKM T.A 2025

Berita

74 Santri KMI Gontor 8 Aceh Dilepas ke Kampus Pusat, Siap Ikuti Pengumuman Kenaikan Kelas

Berita

Hanya 9,4 Persen Terbangun, Fadhlullah Soroti Lambatnya Realisasi Huntap di Aceh

Berita

Lapas Kelas I Medan Gelar Pesantren Ramadhan 1447 H, Perkuat Pembinaan Spiritual WBP

Berita

Pererat Silaturahmi, Pemkot Denpasar Gelar Safari Ramadan di Masjid Al Mu’awwanatul Khairiyah