JAKARTA – KPU telah mengumumkan format dan rincian debat untuk capres dan cawapres dalam Pilpres 2024. Keputusan yang diungkapkan oleh Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, yang menjelaskan bahwa debat akan diselenggarakan sebanyak lima kali.
Pertama, debat pertama akan menjadi panggung bagi calon presiden untuk berbicara, dengan calon wakil presiden sebagai pendampingnya. Tema yang akan dibahas mencakup aspek pemerintahan, hukum, hak asasi manusia, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga. Dalam debat kedua, fokus akan beralih pada calon wakil presiden, dengan calon presiden yang mendampingi. Topik yang mencakup ekonomi, seperti ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN, APBD, infrastruktur, dan perkotaan akan menjadi sorotan utama.
https://youtu.be/zglvIbDNdmU
Debat ketiga akan kembali menjadi panggung bagi calon presiden, membahas isu-isu terkait pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik. Sementara itu, dalam debat keempat yang menjadi porsinya calon wakil presiden, tema yang dibahas akan mencakup pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa.
Debat kelima, yang merupakan babak terakhir dan menjadi kembali panggung bagi calon presiden, akan mengeksplorasi isu-isu vital seperti kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi. Hasyim Asy’ari menegaskan bahwa tanggung jawab untuk berdiskusi atau tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab capres-cawapres, dengan penekanan pada peran aktif capres dalam debat yang sesuai dengan tema yang diangkat. (Ayu lestari)