JAKARTA – Kirab duplikat bendera pusaka dan naskah proklamasi, yang akan dilaksanakan pada Sabtu (10/8/2024) pagi, merupakan bagian penting dari perayaan HUT ke-79 Republik Indonesia. Acara ini bertujuan untuk memindahkan duplikat bendera dan naskah proklamasi dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui Bandara Halim Perdana Kusuma. Kirab ini dijadwalkan berlangsung dari pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dan melibatkan pengaturan lalu lintas khusus untuk memastikan kelancaran acara.
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dalam keterangannya menjelaskan bahwa kegiatan kirab akan dimulai dari Pintu Timur Laut Monas, yang terletak di simpang Jalan Medan Merdeka Utara dan Jalan Merdeka Barat. Duplikat bendera dan naskah proklamasi kemudian akan dibawa menuju Bandara Halim Perdana Kusuma melalui rute yang telah ditentukan. Dishub DKI Jakarta juga memastikan bahwa selama kirab, akan ada pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional di beberapa ruas jalan yang bersinggungan dengan rute kirab.
Rute Kirab dan Pengaturan Lalu Lintas
Berikut adalah rute yang akan dilalui selama kirab:
Jalan Medan Merdeka Barat Sisi TimurJalan M.H Thamrin Sisi TimurJalan Jenderal Sudirman Sisi Timur hingga Simpang SemanggiJalan Jenderal Gatot Subroto Sisi Utara melalui Flyover KuninganJalan MT Haryono Sisi Utara melalui Flyover PancoranJalan CawangJalan Halim Perdana KusumaRekayasa Lalu Lintas Selama Kirab
Dishub DKI Jakarta akan menerapkan beberapa rekayasa lalu lintas selama acara kirab, antara lain:
Lalu lintas dari Utara (Harmoni) menuju Selatan (Sarinah):Melalui Jalan Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jalan Pejambon, Jalan Ridwan Rais, Tugu Tani, Jalan Menteng Raya, Jalan Cut Mutia, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Agus Salim, dan Jalan Wahid Hasyim (Sarinah).Lalu lintas dari Utara (Harmoni) menuju Selatan (Blok M):Melalui Jalan Suryapranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Cideng Timur, Jalan Jatibaru Raya, Jalan Slipi I, Jalan S Parman, Jalan Gatot Subroto, Simpang Semanggi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, dan Blok M.Lalu lintas dari Timur (Cikini) menuju Barat (Tanah Abang):Melalui Jalan Menteng Raya, Jalan Ridwan Rais, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Perwira, Jalan Katedral, Jalan Veteran, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Cideng Timur, dan seterusnya.Lalu lintas dari Barat (Grand Indonesia, Tanah Abang, RS Budi Kemuliaan) menuju Timur (Stasiun Gambir):Melalui Jalan MH Thamrin Sisi Barat, Jalan Medan Merdeka Barat Sisi Barat, Jalan Majapahit, Jalan Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jalan Pejambon, Gambir, dan seterusnya.Lalu lintas dari arah Timur (Manggarai) menuju Barat (Tanah Abang):Melalui Jalan Sultan Agung, Jalan Galungung, Jalan Karet Pasar Baru Timur III, Jalan Karet Pasar Baru Timur II, Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo, dan seterusnya.Lalu lintas dari Barat (Stasiun Karet) menuju Barat (Manggarai):Melalui Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo, Jalan Galungung, Jalan Sultan Agung, dan seterusnya.Lalu lintas dari Utara (Tanah Abang) menuju Timur (Kampung Melayu):Melalui Jalan Mas Mansyur, Jalan Prof Dr. Satrio atau JLNT Satrio, Jalan Kasablanka Raya, Jalan K.H. Abdullah Syafei, dan seterusnya.Lalu lintas dari Timur (Kampung Melayu) menuju Utara (Tanah Abang):Melalui Jalan KH. Abdullah Syafei, Jalan Kasablanka Raya, JLNT Dr. Satrio atau Jalan Dr. Satrio, Jalan Mas Mansyur, dan seterusnya.Lalu lintas dari arah Selatan (GBK) menuju Utara (Harmoni):Melalui Jalan Jenderal Sudirman, Semanggi, Jalan M.H. Thamrin Sisi Barat, Jalan Medan Merdeka Barat, dan seterusnya.Lalu lintas dari arah Timur (Tol Cikampek) menuju Selatan (Halim Perdana Kusuma):Melalui Jalan Akses Tol Cikampek, Jalan Perindustrian, Jalan Usman Harun, Jalan Udayana, Jalan Cililitan Besar, Jalan Komodor Halim Perdana Kusuma, Jalan Angkasa, dan seterusnya.Lalu lintas dari arah Selatan (Halim Perdana Kusuma) menuju Utara (Cawang):Melalui Jalan Halim Perdana Kusuma Sisi Barat, Jalan Akses Tol Cikampek, Jalan Mayjen Sutoyo.Penyesuaian Transportasi Umum
Dishub DKI Jakarta juga memastikan bahwa layanan bus Transjakarta akan tetap beroperasi selama kirab berlangsung, dengan penyesuaian mengikuti pengaturan lalu lintas dari petugas. Pengaturan ini diharapkan dapat meminimalisir kemacetan dan memastikan kelancaran proses kirab duplikat bendera pusaka dan naskah proklamasi.
Dengan adanya pengaturan lalu lintas yang rinci dan pengawasan ketat, Dishub DKI Jakarta berkomitmen untuk memastikan bahwa kirab ini berjalan dengan sukses dan tepat waktu, serta memberikan pengalaman yang lancar bagi semua peserta dan masyarakat Jakarta yang terlibat.
(N/014)