Isi Surat Pengunduran Diri Jusuf Hamka ke DPP Golkar

BITVonline.com - Senin, 12 Agustus 2024 04:20 WIB

JAKARTA -Politikus senior Partai Golkar, Jusuf Hamka, telah resmi mengundurkan diri dari kepengurusan partai tersebut. Langkah ini diumumkan pada hari Senin, 12 Agustus 2024, saat Hamka mendatangi kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta Barat. Kedatangan Hamka ke DPP Golkar tidak lain adalah untuk menyerahkan surat pengunduran dirinya secara langsung kepada Sekjen Partai Golkar, Lodewijk F. Paulus.

Dalam penjelasannya kepada wartawan, Hamka mengungkapkan bahwa surat pengunduran dirinya tersebut disiapkan ketika ia berada di Bandung. “Surat saya buat di Bandung, kemarin saya di Bandung,” ujar Hamka saat berada di kantor DPP Golkar.

Surat pengunduran diri yang diserahkan oleh Hamka memuat beberapa alasan utama di balik keputusan tersebut. Berikut adalah isi lengkap dari surat pengunduran diri yang ditandatangani oleh Jusuf Hamka:

Bandung, 11 Agustus 2024

Kepada Yth.

Pimpinan DPP Golkar

di Tempat

Assalamu’alaikum wr. wb.

Bersama surat ini, saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: M Jusuf Hamka

Alamat: Jakarta

Mengajukan pengunduran diri saya sebagai pengurus DPP Partai Golkar.

Adapun alasan saya untuk itu sebagai berikut:

1. Usia saya yang telah sepuh.

2. Saran dari istri dan anak-anak saya.

3. Saya akan melanjutkan program Masjid Babah Alun di 38 provinsi.

4. Kembali ke cita-cita saya sebagai pekerja sosial untuk mengikuti Bunda Theresa.

Demikian surat ini saya buat dan atas perhatiannya kami katakan banyak terima kasih.

Moh Jusuf Hamka

11 Agustus 2024

Jusuf Hamka menjelaskan bahwa salah satu alasan utamanya untuk mengundurkan diri adalah usia yang semakin lanjut dan nasihat dari keluarganya. Ia juga mengungkapkan tekadnya untuk melanjutkan program sosial yang telah lama menjadi bagian dari visinya, yakni program Masjid Babah Alun yang akan diperluas ke 38 provinsi di Indonesia. Selain itu, Hamka berkomitmen untuk kembali ke cita-citanya sebagai pekerja sosial, terinspirasi oleh sosok Bunda Theresa.

Program Masjid Babah Alun merupakan inisiatif Hamka untuk membangun masjid di berbagai wilayah Indonesia, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan langkah ini, Hamka berharap dapat lebih fokus pada kegiatan sosial dan amal, yang menurutnya lebih sesuai dengan tujuan hidupnya saat ini.

Dengan keputusan ini, Partai Golkar kehilangan salah satu tokoh seniornya, yang selama ini dikenal sebagai pengurus dan kader yang berdedikasi. Hamka, yang telah lama bergabung dengan Partai Golkar dan memiliki rekam jejak yang panjang dalam politik, memilih untuk beralih ke jalur sosial sebagai bentuk kontribusinya kepada masyarakat.

Keputusan ini tentunya akan menjadi perhatian banyak pihak, terutama bagi mereka yang mengikuti perjalanan politik dan sosial Hamka. Selama ini, Hamka dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap berbagai program sosial dan kepedulian terhadap masyarakat, dan kini ia berfokus untuk mengembangkan inisiatif-inisiatif tersebut lebih lanjut.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Jimly Asshiddiqie Usulkan Indonesia Tangguhkan Keanggotaan Board of Peace Usai Serangan AS-Israel ke Iran

Pemerintahan

Kasus Kekerasan Anak Masih Tinggi, Pemprov Sumut Gandeng LPSK Perkuat Perlindungan Saksi dan Korban

Pemerintahan

Menaker Yassierli Tinjau Posko THR dan BHR 2026, Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi Jelang Idul Fitri

Pemerintahan

Ada Pembiaran Pelanggaran Pengelolaan MBG, Abyadi: Belum Ada SPPG Diproses Hukum

Pemerintahan

Aceh Terima Tambahan Rp10,65 Triliun untuk Penanganan Daerah Terdampak Bencana

Pemerintahan

Janji Jokowi untuk Masyarakat Dayak: Dayak Center Segera Dibangun di IKN