Tegaskan Dukungan Bahlil Lahadalia, Nusron Wahid: “Sejauh Ini Hanya Nama Bahlil yang Muncul”

Redaksi - Jumat, 16 Agustus 2024 10:11 WIB

JAKARTA –Politikus Partai Golkar, Nusron Wahid, memberikan klarifikasi mengenai isu yang berkembang terkait calon Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, menegaskan bahwa hingga saat ini, hanya nama Bahlil Lahadalia yang muncul sebagai calon tunggal. Pernyataan ini disampaikan Nusron Wahid usai mengikuti Sidang Tahunan di Gedung MPR/DPR/DPD di Senayan, Jakarta.

“Sampai saat ini memang hanya ada nama Bahlil Lahadalia yang muncul sebagai calon Ketum Partai Golkar,” ujar Nusron Wahid dengan tegas, Jumat (16/8/2024). Nusron menambahkan bahwa dukungan terhadap Bahlil Lahadalia tampaknya juga berasal dari seluruh kader partai. “Sejauh ini iya,” katanya ketika ditanya mengenai dukungan yang diterima Bahlil dari seluruh anggota Golkar.

Isu mengenai Bahlil Lahadalia sebagai calon ketum muncul bersamaan dengan spekulasi adanya campur tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam proses pemilihan tersebut. Nusron Wahid dengan tegas menepis tudingan tersebut, mengungkapkan bahwa tidak ada arahan atau intervensi dari Presiden Jokowi terkait pencalonan Bahlil. “Nggak ada, nggak ada arahan Bapak Presiden, itu hanya spekulasi belaka,” tegas Nusron.

Dia juga menyatakan bahwa jika keputusan memang jatuh kepada Bahlil Lahadalia sebagai calon ketum, dirinya tidak memiliki masalah dengan hal itu. “Ya, oke-oke aja. Kalau sudah keputusan ya oke, kalau sudah disepakati mayoritas oke, gitu aja,” tambah Nusron.

Sementara itu, Bahlil Lahadalia sendiri telah memberikan komentarnya terkait peluangnya menjadi calon tunggal ketua umum Partai Golkar. Menurut Bahlil, dia masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran calon ketum. “Saya sendiri belum mengikuti terlalu detail mengenai hal ini. Munasnya dijadwalkan pada tanggal 20 Agustus, dan pendaftarannya akan dilakukan pada tanggal 19 Agustus. Setelah pendaftaran, mungkin baru bisa diketahui bagaimana mekanismenya,” ujar Bahlil di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2024).

Dengan dinamika politik yang terus berkembang, pencalonan Bahlil Lahadalia sebagai ketum Partai Golkar semakin memanas menjelang Musyawarah Nasional (Munas) partai tersebut. Keputusan akhir mengenai siapa yang akan memimpin partai beringin ini akan menjadi penentu arah dan kebijakan Golkar di masa depan.

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Perbedaan Agama Disebut Jadi Alasan Sarwendah Membatasi Hubungan Ruben Onsu dengan Anak

Pemerintahan

The End of Purbayanomics

Pemerintahan

Terjaring OTT KPK di BPN Bogor, Presdir Summarecon Agung Jadi Tersangka Dugaan Suap HGB

Pemerintahan

KPK Tahan Fahd A Rafiq Usai Terjaring OTT BPN Bogor, Jadi Tersangka untuk Ketiga Kalinya

Pemerintahan

Kejagung Sita 38 Aset dalam Kasus Dugaan TPPU Febrie Adriansyah, Nilainya Capai Rp846 Miliar

Pemerintahan

Kejagung Ungkap Tindak Pidana Asal Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah