Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Temui Demonstran dan Minta Pembebasan di Polda Metro Jaya

BITVonline.com - Jumat, 23 Agustus 2024 10:29 WIB

JAKARTA –Wakil Ketua DPR RI, Ahmad Sufmi Dasco, beserta Pimpinan Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengunjungi Polda Metro Jaya pada Jumat (23/8) untuk menemui para demonstran yang diamankan selama aksi penolakan RUU Pilkada yang berlangsung pada Kamis (22/8). Kunjungan ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan hak-hak para demonstran yang ditahan dan meminta pembebasan bagi mereka yang tidak terlibat dalam tindak pidana berat.

Dalam pernyataannya, Dasco menekankan bahwa pihaknya telah melihat kondisi para demonstran yang berada di dalam tahanan dan menemukan bahwa sebagian besar dalam keadaan baik. “Kami sudah meminta kepada pihak kepolisian, dalam hal ini Pak Wakapolda dan Direktur Kriminal Umum, untuk dapat segera memulangkan mereka yang tidak terlibat dalam tindak pidana berat,” ujarnya saat ditemui di Polda Metro Jaya.

Dasco, bersama Habiburokhman, telah menandatangani surat jaminan sebagai bentuk tanggung jawab untuk memastikan bahwa para demonstran yang tidak terlibat dalam kekerasan dapat segera pulang ke rumah masing-masing. “Kami sudah menandatangani surat sebagai penjamin agar adik-adik ini bisa kembali ke rumah dan berkumpul dengan keluarganya,” tambah Dasco.

Dasco juga mengungkapkan bahwa ia telah berbicara langsung dengan para demonstran yang ditahan. “Kita ngobrol-ngobrol, tanya dari mana, kuliah di mana, dan ini tidak hanya dari mahasiswa ternyata. Ada juga masyarakat umum dan anggota ormas,” ujar Dasco.

Di sisi lain, Dasco meminta agar Polda Metro Jaya mempercepat proses pembebasan para demonstran yang tidak melakukan tindak pidana berat. Ia juga menegaskan pentingnya memastikan kesehatan para demonstran yang terluka. “Kami akan bentuk tim kesehatan untuk memeriksa kondisi mereka di rumah sakit-rumah sakit yang ada,” ungkapnya.

Aksi demonstrasi yang digelar di depan Gedung MPR/DPR RI pada Kamis (22/8) berakhir ricuh. Massa aksi, yang sebagian besar merupakan pendukung Partai Buruh, membakar ban dan merobohkan pagar gedung MPR/DPR. Kericuhan meningkat ketika aparat kepolisian memukul mundur para demonstran di malam hari, menyebabkan bentrokan antara kepolisian dengan kelompok anarko, masyarakat umum, dan pelajar STM.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, sebanyak 301 orang diamankan selama aksi tersebut. “Dari proses pengamanan, ada 301 orang yang telah diamankan oleh jajaran Polda Metro Jaya, Polres Jakpus, Polres Jaktim, dan beberapa Polsek dan Polres Jakbar,” ujarnya.

Kombes Ade Ary Syam Indradi juga menjelaskan bahwa beberapa dari mereka yang diamankan sudah dibebaskan. “Di Jakbar, semuanya sudah selesai. Di Polda, ada 7 orang yang sudah dipulangkan, terdiri dari 6 anak dan satu wanita. Sebanyak 43 orang masih dalam proses pendalaman, dan di Jaktim serta Jakpus juga masih dilakukan pendalaman,” jelasnya.

Sementara itu, pihak kepolisian terus memantau dan menyelidiki keterlibatan para demonstran dalam kericuhan tersebut. Dasco dan Habiburokhman berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil dan transparan, serta mengimbau agar seluruh pihak menjaga ketertiban dan menghindari aksi kekerasan di masa mendatang.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pemerintahan

Eks Kadis PMD Samosir Didakwa Korupsi Bantuan Korban Banjir Bandang Rp1,5 Miliar

Pemerintahan

Sidang Gugatan Warga Kutai Kartanegara terhadap SKK Migas dan Pertamina Hulu Mahakam Memanas, Kuasa Hukum Tolak Keterangan Saksi

Pemerintahan

Bobby Nasution Bantu Pendidikan Dua Bersaudara Yatim Piatu di Galang, Satu Kembali Sekolah dan Satu Diterima Bekerja

Pemerintahan

Bobby Nasution Pastikan Jalan Rusak di Galang Segera Diperbaiki, Galian C Ilegal Akan Ditutup

Pemerintahan

Dari Farmasi hingga Mobil Nasional, Ini Arahan Prabowo untuk Percepatan Industrialisasi Indonesia

Pemerintahan

10 Jam Dicecar Penyidik, Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Belum Ditahan KPK Meski Sudah Jadi Tersangka Gratifikasi Rp17 Miliar