TANJUNGBALAI — Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi Aliansi Cipayung Plus Kota Tanjungbalai di ruang kerjanya, Rabu, 21 Oktober 2026.
Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi, mengevaluasi kebijakan pemerintah daerah, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam audiensi itu, Aliansi Cipayung Plus menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.
Baca Juga: Wagub Sumut Surya Hadiri Rakornas TPAKD, Dorong Akses Keuangan bagi UMKM dan Masyarakat Mahasiswa juga ingin berperan aktif dalam pembangunan daerah dan mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan, responsif, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
Sejumlah persoalan strategis menjadi bahan pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Salah satunya adalah evaluasi pelaksanaan program kerja dan janji politik Pemerintah Kota Tanjungbalai.
Mahasiswa juga menyoroti optimalisasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), terutama dalam memberikan pelayanan publik yang efektif dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, evaluasi pembangunan daerah turut menjadi perhatian, termasuk pemerataan pembangunan dan efektivitas penggunaan anggaran.
Persoalan sosial, penyalahgunaan narkoba, serta perlindungan generasi muda juga masuk dalam aspirasi yang disampaikan kepada pemerintah kota.
Aliansi Cipayung Plus berharap berbagai masukan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam memperbaiki kebijakan dan meningkatkan kualitas pembangunan di Kota Tanjungbalai.
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengapresiasi berbagai masukan yang disampaikan mahasiswa.
Menurut dia, partisipasi generasi muda memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan.