TANJUNGBALAI - Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau progres perbaikan Jalan Asahan dan Jalan Veteran di Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Sabtu (10/10/2026). Dalam peninjauan itu, dia mengingatkan para pelaku usaha agar tidak menggunakan bahu jalan untuk meletakkan barang dagangan maupun membuka lapak setelah jalan selesai diaspal.
Mahyaruddin turun langsung ke lokasi didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Tety Juliani Siregar serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan, berdialog dengan masyarakat, sekaligus memastikan perbaikan berjalan sesuai rencana.
Mahyaruddin mengatakan, perbaikan jalan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat karena berkaitan langsung dengan mobilitas dan aktivitas sehari-hari. Pemerintah Kota Tanjungbalai pun berupaya memperbaiki infrastruktur secara bertahap agar masyarakat dapat menikmati jalan yang lebih baik dan nyaman.
Baca Juga: Rocky Gerung Sebut Istana Sarang Korupsi: Saya Masuk untuk Memberantas Maling yang Bersembunyi di Bawah Meja Istana Dalam tahap awal, pekerjaan di Jalan Asahan dan Jalan Veteran meliputi pembersihan lapangan serta pengukuran lebar jalan. Proses tersebut akan dilanjutkan ke tahapan berikutnya hingga pengaspalan.
"Kami meminta dukungan dan doa masyarakat agar proses perbaikan jalan ini berjalan lancar tanpa kendala, sehingga target penyelesaian pekerjaan dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan," ujar Mahyaruddin.
Saat berada di lokasi, Mahyaruddin juga berdialog dengan warga, khususnya pemilik bangunan dan pelaku usaha di sepanjang kedua ruas jalan tersebut. Dia meminta mereka tidak memanfaatkan bahu jalan untuk aktivitas perdagangan, termasuk menjemur ikan dan menempatkan lapak berjualan.
"Saya berharap seluruh warga yang beraktivitas dagangannya di sepanjang Jalan Asahan dan Jalan Veteran untuk tidak menggunakan bahu jalan meletakkan barang dagangannya (ikan) dijemur atau lapak berjualannya setelah jalan ini di-hotmix," tegas Mahyaruddin.
Dia mengatakan, penataan tersebut diperlukan agar jalan yang telah diperbaiki dapat digunakan sesuai fungsinya. Pemerintah kota ingin menciptakan kawasan yang lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung.
Mahyaruddin juga menyebut Jalan Veteran berpotensi dikembangkan menjadi pusat perdagangan. Karena itu, pembenahan infrastruktur perlu diikuti dengan penataan aktivitas usaha agar kawasan tersebut tertata dengan baik.
"Tentunya, kami berharap masyarakat ikut mendukung pemerintah. Kami juga berkeinginan Jalan Veteran ini kami akan jadikan pusat perdagangan," katanya.
Menurutnya, kondisi jalan yang baik dapat memberikan kesan positif bagi masyarakat yang datang ke Tanjungbalai. Dia tidak ingin jalan yang telah diperbaiki kembali terlihat semrawut karena bahu jalan digunakan untuk meletakkan barang dagangan atau lapak usaha.
"Kondisi jalan yang baik dan mulus akan berdampak baik saat orang-orang datang ke kota ini. Kami tidak ingin setelah jalan dibereskan tidak ada lagi ditemukan warga atau pelaku usaha yang menggunakan bahu jalan untuk meletakkan barang dagangannya. Kita mau kota ini bersih, rapi, tidak kumuh dan semrawut lagi," ujarnya.