TANJUNGBALAI – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Kota Tanjungbalai di ruang kerjanya, Kamis, 8 Oktober 2026.
Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama untuk memperjuangkan kepentingan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Audiensi itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus upaya memperkuat sinergi antara HNSI dan Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam mendukung visi pembangunan daerah, Tanjungbalai EMAS.
Baca Juga: Kabar Baik bagi Pedagang Tanjungbalai! 40 Gerobak dan Tenda Disiapkan untuk Food Court, Ini Rencana Penyalurannya Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut, Wakil Ketua DPC HNSI Kota Tanjungbalai Ridho Damanik hadir didampingi Sekretaris Iskandar Lobo.
Mereka memperkenalkan jajaran pengurus HNSI yang kini dipimpin Selamat Chaniago sebagai ketua.
Ridho mengatakan, HNSI berharap hubungan baik dengan pemerintah kota dapat ditingkatkan melalui kerja sama yang lebih konkret, terutama dalam memperjuangkan hak-hak nelayan.
Menurut dia, dukungan pemerintah diperlukan agar berbagai kebutuhan nelayan di Kota Tanjungbalai dapat memperoleh perhatian dan penanganan yang sesuai.
Dalam audiensi tersebut, HNSI menyampaikan sejumlah aspirasi, antara lain meminta pemerintah memfasilitasi nelayan agar dapat terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
HNSI juga mengusulkan pelatihan penyelamatan bagi nelayan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan mereka menghadapi keadaan darurat saat melaut.
Selain itu, organisasi tersebut berharap pemerintah kota dapat mendukung program-program lain yang berpihak pada kepentingan nelayan.
" Kita berharap Pemko Tanjungbalai bisa bekerjasama dalam program Tanjungbalai Emas, dalam membela kepentingan Nelayan ", ucapnya.
Aspirasi tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan bagi nelayan, yang menghadapi berbagai risiko dalam menjalankan pekerjaan di laut.