MEDAN – Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara mencatat bantuan pascabencana telah disalurkan kepada 13.702 keluarga penerima manfaat (KPM) di berbagai kabupaten dan kota di Sumut.
Bantuan tersebut terdiri atas bantuan hunian, jaminan hidup, dan stimulan ekonomi bagi masyarakat terdampak bencana.
Kepala Dinas Sosial Sumut Ady Putra mengatakan sebagian besar kabupaten dan kota telah menyelesaikan penyaluran bantuan. Hal itu disampaikannya dalam temu pers yang digelar Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (2/9/2026).
Baca Juga: Persiapan Haji 2027, Pemprov Sumut dan Komisi VIII DPR RI Perkuat Sinergi Pelayanan Jemaah "Sebagian besar kabupaten/kota sudah tuntas terealisasi," kata Ady.
Untuk program bantuan hunian dan jaminan hidup, masing-masing dialokasikan anggaran Rp45,084 miliar.
Sementara program stimulan ekonomi mendapat alokasi Rp75,14 miliar, dengan realisasi mencapai Rp68,51 miliar.
Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi daerah dengan alokasi bantuan terbesar.
Untuk bantuan hunian dan jaminan hidup, Tapanuli Tengah mendapat alokasi Rp27,618 miliar untuk 9.206 KPM.
Dari jumlah tersebut, realisasi mencapai Rp27,201 miliar untuk 9.067 KPM atau sekitar 98,49 persen.
Sementara untuk program stimulan ekonomi, Tapanuli Tengah mendapat alokasi Rp46,03 miliar. Realisasi penyalurannya mencapai Rp45,335 miliar.
Di Kabupaten Langkat, bantuan hunian dan jaminan hidup dialokasikan sebesar Rp3,88 miliar untuk 1.296 KPM.
Hingga saat ini, realisasi bantuan mencapai Rp3,85 miliar dan telah disalurkan kepada 1.286 KPM.