TANJUNGBALAI- Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau progres rehabilitasi jembatan di Jalan Prof. Dr. Ir. Sutami, Kelurahan Pulo Simardan, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kamis (1/10/2026). Pekerjaan jembatan tersebut ditargetkan rampung dalam 90 hari kalender atau pada Desember 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Mahyaruddin didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tanjungbalai Tety Juliani Siregar. Mereka melihat langsung perkembangan pekerjaan jembatan yang pembangunannya bersumber dari APBD Kota Tanjungbalai Tahun Anggaran 2026.
Mahyaruddin mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan infrastruktur berjalan sesuai target waktu sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca Juga: Gak Mau Ada Masalah Wali Kota Tanjungbalai Turun Gunung Cek Higienitas Makanan MBG Prabowo Jembatan tersebut menjadi salah satu akses penting bagi warga, khususnya masyarakat yang tinggal di Lingkungan I dan Lingkungan III Kelurahan Pulo Simardan.
Dalam kesempatan itu, warga sekitar menyampaikan kondisi jembatan sebelum direhabilitasi. Mereka mengatakan konstruksi jembatan sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah dan sejumlah bagian mengalami kondisi keropos.
Mendengar keluhan tersebut, Mahyaruddin menyampaikan apresiasi atas terlaksananya rehabilitasi jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.
Wali Kota juga berdialog langsung dengan warga sekitar lokasi. Masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Pemko Tanjungbalai atas perhatian terhadap perbaikan infrastruktur di wilayah Pulo Simardan.
Rehabilitasi jembatan diharapkan dapat memperbaiki konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas masyarakat. Perbaikan tersebut juga diharapkan memperlancar mobilitas warga di Pulo Simardan dan wilayah sekitarnya.
Pemko Tanjungbalai menyatakan pembangunan infrastruktur terus didorong secara berkelanjutan, termasuk di wilayah pinggiran kota. Sejumlah program yang menjadi perhatian antara lain perbaikan jalan, peningkatan drainase, dan pembangunan maupun rehabilitasi jembatan.
Mahyaruddin menegaskan pengawasan terhadap proyek pembangunan akan terus dilakukan untuk memastikan pekerjaan memenuhi standar dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
"Khusus untuk rehabilitasi jembatan ini, saya berharap kontraktor dalam pengerjaannya dapat menyelesaikan tepat waktu di bulan Desember tahun ini sesuai target penyelesaian yang ditetapkan," kata Mahyaruddin.
Dia juga menekankan pembangunan infrastruktur tidak hanya mengejar kecepatan penyelesaian, tetapi juga kualitas hasil pekerjaan.