BATU BARA – Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menyalurkan insentif kepada 540 Guru Sekolah Minggu se-Kabupaten Batu Bara tahap II Tahun 2026.
Penyaluran berlangsung di Aula A Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Daerah (PGID) Kabupaten Batu Bara tersebut menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Batu Bara terhadap para Guru Sekolah Minggu.
Baca Juga: 100 Life Jacket Dibagikan untuk Nelayan, Bupati Batu Bara: Keselamatan Mutlak Tak Boleh Diabaikan Para guru tersebut dinilai memiliki peran dalam pembinaan keagamaan dan penanaman nilai-nilai kebaikan kepada generasi muda.
Dalam kesempatan itu, Bupati Baharuddin menyampaikan sejumlah program pemerintah daerah untuk menggerakkan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungan masing-masing.
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Batu Bara menyiapkan berbagai jenis bibit tanaman yang dapat diperoleh masyarakat secara gratis.
Bibit tersebut dapat ditanam di halaman rumah maupun lahan yang tersedia.
Pemerintah berharap tanaman itu nantinya memberikan manfaat sekaligus nilai ekonomi bagi keluarga.
Menurut Baharuddin, program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengembangkan ekonomi masyarakat melalui konsep One Village One Product (OVOP) atau Satu Desa Satu Produk.
"Mari kita mencanangkan agar satu desa bisa menghasilkan satu produk unggulan dari tanaman yang dikembangkan masyarakat. Dengan demikian, setiap desa memiliki potensi dan produk unggulan yang dapat dikembangkan serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat," ujar Bupati Batu Bara.
Konsep tersebut diarahkan agar setiap desa mampu mengembangkan potensi lokal menjadi produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi dan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat.
Selain pemberdayaan ekonomi, Baharuddin juga berpesan kepada pemuda dan pemudi di Kabupaten Batu Bara agar menjaga diri dan menjauhi berbagai bentuk kejahatan sosial, terutama penyalahgunaan narkoba.