MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi jajaran Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Balai Kota Medan, Rabu, 23 September 2026.
Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan.
Kedatangan tim KKP bertujuan mematangkan rencana pembangunan kawasan nelayan tersebut.
Baca Juga: Di Balik Pengaduan Penyidik Polrestabes Medan ke Propam: Dugaan Pemerasan Rp 50 Juta dan Kasus Mandek KNMP merupakan program prioritas nasional yang dirancang untuk menata kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Dalam audiensi itu, Rico Waas menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan KNMP.
Ia berharap program tersebut segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurut Rico, keberadaan KNMP diharapkan tidak hanya berdampak pada hasil tangkapan nelayan, tetapi juga memberikan kepastian harga ketika hasil laut dipasarkan.
"KNMP harus segera dilaksanakan, karena manfaatnya sangat baik untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan kesejahteraan nelayan," ujar Rico Waas.
Rico juga menekankan pentingnya sistem distribusi hasil tangkapan yang adil.
Menurut dia, rantai distribusi perlu ditata agar nelayan memperoleh nilai yang layak dari hasil tangkapan mereka.
"Yang terpenting kita harus bisa memastikan alur distribusi hasil tangkapan berjalan transparan, menjamin nilai jual di pasaran sesuai dengan keringat yang dikeluarkan nelayan, serta memastikan setiap nelayan mendapatkan bagian dan manfaat yang adil," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Sah PPK KNMP, Lufti F. Purba, mengatakan kolaborasi antara KKP dan Pemerintah Kota Medan diperlukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur KNMP sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.