TANJUNGBALAI — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kota Tanjungbalai menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Lapangan Futsal Lapas Kelas IIB Tanjungbalai, Senin, 21 September 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Refin Tua Simanullang, jajaran Kementerian Agama, penyuluh agama Islam, Ketua MUI Tanjungbalai Ardiansyah Lubis, jajaran petugas Lapas, serta warga binaan.
Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengusung tema "Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW untuk Mewujudkan Pribadi yang Rahmatan Lil'Alamin".
Baca Juga: Realisasi Anggaran Tanjungbalai Baru 49,47 Persen, Wali Kota Mahyaruddin Minta OPD Bergerak Cepat Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina mengatakan Maulid Nabi menjadi momentum untuk kembali mengingat sekaligus meneladani sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW.
"Ini salah satunya dapat diartikan bahwa teladan nabi adalah untuk perbaikan ahlak dan moral dalam rangka meningkatkan ketakwaan kita kepala allah SWT, dan juga hubungan baik dengan sesama manusia," kata Fadly.
Menurut dia, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW penting diterapkan dalam kehidupan, termasuk dalam proses pembinaan warga binaan di Lapas.
Hal tersebut diharapkan dapat mendorong warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
"Hal ini dilakukan dengan harapan agar semua khususnya saudara kami warga binaan menjadi insan yang lebih baik, bagi agama, bagi masyarakat, bagi bangsa dan negara, bahkan bagi warga binaan juga tetap memiliki kesempatan untuk kembali ke masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih baik," jelasnya.
Fadly mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW.
Menurut dia, momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk mempelajari dan mengamalkan keteladanan Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
Penerapan keteladanan itu, kata dia, dapat diwujudkan melalui akhlak yang baik, sikap saling menghormati, kepedulian terhadap sesama, serta kemauan untuk terus memperbaiki diri.
Melalui kegiatan tersebut, ia berharap jajaran petugas dan warga binaan pemasyarakatan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan.