TANJUNGBALAI — Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina membuka Konferensi Cabang (Konfercab) VIII Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Tanjungbalai.
Kegiatan tersebut berlangsung di SD IT Atthoriyah Kota Tanjungbalai, Minggu, 13 September 2026.
Konfercab VIII IPPNU mengangkat tema "Bersama mewujudkan pelajar Putri NU berdaya dan berjaya."
Baca Juga: Semarak Haornas ke-43, Wawako Fadly: Mari Bergerak Bersama Menuju Tanjungbalai Sehat dan Bugar Dalam sambutannya, Fadly Abdina mengapresiasi pelaksanaan Konfercab IPPNU.
Menurut dia, kegiatan tersebut bukan hanya agenda rutin organisasi, tetapi menjadi forum untuk mengevaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus menentukan arah organisasi ke depan.
"Konfercab bukan sekedar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus merumuskan arah dan program organisasi ke depan," ungkapnya.
Fadly mengatakan forum tersebut juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda yang dipersiapkan sebagai calon pemimpin masa depan, terutama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Kota Tanjungbalai, kata dia, mengapresiasi peran IPPNU dalam membentuk karakter pelajar agar mampu beradaptasi dengan perkembangan era digital.
Menurut Fadly, IPPNU merupakan wadah pembinaan kader muda NU yang memiliki potensi untuk melahirkan generasi pemimpin yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah.
Ia juga berpesan kepada para kader IPPNU agar menjaga citra organisasi dengan mengedepankan nilai-nilai akhlaqul karimah dalam setiap aktivitas.
"Hari ini kita berada di era bonus demografi, di mana usia produktif sangat mendominasi. Jika tidak disiapkan dengan serius, hal ini bisa menjadi bencana demografi. Oleh karena itulah, pelajar seperti kader IPPNU ini memiliki peran vital dalam membentuk karakter bangsa," tuturnya.
Fadly berharap keberadaan IPPNU dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi pelajar dan masyarakat Kota Tanjungbalai.