LANGKAT — Akses jalan di Dusun Pamah Semelir, Desa Telagah, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengalami longsor beberapa waktu lalu.
Bencana tersebut membuat jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Langkat dengan Kabupaten Karo terganggu dan tidak dapat dilalui kendaraan secara normal.
Sebagian badan jalan amblas akibat longsor.
Baca Juga: Longsor di STM Hulu Ganggu Akses Warga, Pemkab Deli Serdang Siapkan Jalan Alternatif Kondisi itu membuat kendaraan yang melintas harus bergantian karena badan jalan yang tersisa hanya cukup untuk satu kendaraan.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan perbaikan jalan tersebut mulai dikerjakan pada Oktober 2026.
Selain perbaikan permanen, pemerintah juga akan menyiapkan akses sementara agar aktivitas dan mobilitas masyarakat tetap berjalan selama proses pengerjaan.
"Perbaikan jalan mulai dikerjakan pada Oktober 2026. Nanti akan dibangun akses sementara untuk warga," ujar Bobby, Sabtu (12/9).
Longsor tidak hanya mengganggu akses kendaraan. Bencana tersebut juga berdampak pada jaringan air bersih yang digunakan masyarakat.
Pipa distribusi air bersih yang berada di sekitar lokasi ikut terputus akibat longsor. Kondisi tersebut membuat warga mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.
Bobby mengatakan pemerintah akan menyiapkan pasokan air bersih sementara bagi masyarakat yang terdampak.
"Nanti kita kirim air ya untuk masyarakat," ujarnya setelah mendengar langsung keluhan warga.
Sementara itu, Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti mengatakan pemerintah daerah akan terlebih dahulu memperbaiki pipa saluran air bersih yang terputus.