TANJUNGBALAI — Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina meninjau pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kelurahan Sei Merbau, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Senin, 7 September 2026.
Program tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang sebelumnya diusulkan Pemerintah Kota Tanjungbalai pada 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Fadly didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Muhammad Fadly Lubis, Kabag Kesra Sofian Pohan, Kabag Prokopim Ari Wiyoga, lurah, serta kepala lingkungan.
Baca Juga: Bupati Labusel Sambangi Kejatisu, Perkuat Sinergi dan Pendampingan Hukum untuk Pembangunan Daerah Mereka berdialog langsung dengan warga yang menjadi calon penerima manfaat.
Fadly mengatakan Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Dinas Perkim telah mendata dan mengusulkan 434 calon penerima bantuan BSPS.
Saat ini, seluruh usulan tersebut masih dalam proses verifikasi.
"Alhamdulillah, Pemerintah Kota Tanjungbalai tahun ini melalui Dinas Perkim telah mendata dan mengusulkan sebanyak 434 calon penerima bantuan BSPS. Saat ini tim sedang memverifikasi semua usulan, harapannya semoga mendapatkan hasil yang maksimal dan memberi manfaat bagi masyarakat penerima manfaat," ujar Fadly
Fadly menjelaskan pelaksanaan program BSPS saat ini telah memasuki tahap verifikasi lapangan.
Setelah itu, proses akan dilanjutkan dengan validasi oleh tenaga fasilitator lapangan dari Balai BP3KP Sumatera II Kementerian PKP.
Menurut dia, program tersebut diharapkan dapat mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Tanjungbalai.
Selain memperbaiki kondisi rumah, program BSPS juga dinilai dapat menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
"Kami berharap, dengan adanya program BSPS ini, rumah yang tidak layak huni di Kota Tanjungbalai bisa jauh berkurang, dan kedepannya rumah tersebut menjadi hunian layak huni. Dengan Skema ini mulai dari tukang, toko bangunan, pendamping, sampai sopir angkutan akan memperoleh manfaat dari program ini, sehingga dapat memberdayakan masyarakat lokal yang nantinya uang berputar di daerah," ungkapnya.